Raih Keberuntungan Ketiga di Austin

Penulis: (AFP/Des/R-3) Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 05:15 WIB Olahraga
Raih Keberuntungan Ketiga di Austin

AFP
Pembalap Italia Valentino Rossi (kanan) dan pembalap asal Spanyol Alex Rins

PADA ajang balap motor Moto-GP nama Alex Rins tak begitu populer. Pasalnya, pembalap Spanyol berusia 23 tahun tersebut belum pernah naik podium sama sekali.

Di Sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat (AS), Rins meraih juara Moto-GP untuk pertama kalinya. Pada ketiga ketiga  Moto-GP  yang berlangsung Minggu (14/4) waktu setempat, pembalap dari tim Suzuki Ecstar itu meraih podium kesatu untuk pertama kalinya.

Namun, gelar yang diraih Rins tak terlalu istimewa. Pasalnya, juara dunia Moto-GP lima kali dari tim Honda Repsol Marc Marquez tergelincir pada lap kesembilan di tikungan 12 saat sedang memimpin lomba.

Kecelakaan yang menimpa the Baby Alien justru membawa berkah bagi pembalap dengan kendaraan Suzuki nomor 42.

Namun, Rins yang berasal dari Spanyol masih menunjukkan sebagai pembalap yang patut diperhitungkan. Ia mampu mengalahkan juara dunia Moto-GP tujuh kali Valentino Rossi.

Pada GP Amerika, selain mengalahkan the Doctor, julukan Rossi, yang finis kedua, Rins menunjukkan kehebatannya dengan mengalahkan pembalap Ducati, Jack Miller, dari AS. Bagaimanapun kemenangan Rins telah meruntuhkan dominasi the Baby Alien di Sirkuit Austin.

Marquez telah menjadi pembalap yang sulit ditaklukkan pembalap lain di Austin. Bahkan, Marquez merajai dengan meraih juara enam kali berturut-turut.            

Kendati baru pertama kali memenangi balapan di Sirkuit Austin, Rins pun memiliki catatan yang gemilang. Bahkan Sirkuit Austin telah memberi  keberuntungan ketiga bagi Rins.

Di Sirkuit Austin, Rins pernah menorehkan prestasi dengan menjadi juara saat masih berlomba pada ajang balap Moto-3 pada 2013 dan Moto-2 pada 2016.     
 
“Saya begitu bahagia. Saya tak memiliki kata-kata untuk menggambarkan bagaimana perasaan saya. Saat saya melewati garis finis, emosi saya meledak,” kata Rins yang finis dengan catatan waktu 41 menit 45,499 detik.  

“Suzuki telah melakukan pekerjaan hebat dan membuat sepeda motor yang luar biasa dan bisa mengalahkan Valentino yang menjadi idola saya saat masih kecil. Ini luar biasa bagi saya,” papar pembalap asal  Barcelona, Spanyol, tersebut.   

Justru kekecewaan diungkapkan the Doctor. “Saya menyesal saya tidak dapat meraih juara,” kata pembalap Italia yang berusia 40 tahun tersebut. “Saat saya melihat Marquez terjatuh, saya pikir ini mungkin (saya juara). Akan tetapi,  akhirnya Rins lebih bagus. Ini memalukan karena saya tidak juara dalam waktu lama,” ucap Rossi. (AFP/Des/R-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More