BRI Fasilitasi Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan

Penulis: (*/E-3) Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 03:45 WIB Ekonomi
BRI Fasilitasi Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Direktur Konsumer Bank BRI Handayani

PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk memfasilitasi pembiayaan untuk kendaraan emisi karbon rendah atau low carbon emission vehicle (LCEV) yang ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik melalui kredit kendaraan bermotor (KKB) BRI.

“Fasilitas pembiayaan (kredit) ini merupakan upaya Bank BRI untuk mendukung terciptanya green environment melalui pengurangan emisi gas rumah kaca, salah satunya ialah dengan penggunaan ken­daraan listrik,” ungkap Direktur Konsumer Bank BRI Handayani dalam peluncuran program KKB BRI untuk kenda­raan ramah lingkungan, di Jakarta, Senin (15/4).

Ia menjelaskan KKB BRI un­tuk kendaraan emisi karbon rendah sejalan dengan komitmen pemerintah Indone­sia dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29% secara mandiri dan dengan bantuan internasional sebesar 41% pada 2030.

Pada 2025 ditargetkan jumlah produksi kendaraan LCEV termasuk kendaraan listrik di Indonesia sebesar 20% dari seluruh kendaraan.

Handayani melanjutkan, da­lam menjalankan program tersebut, BRI menggandeng Mercedes Benz, BMW, Nissan, Mitsubishi, serta agen pemegang merek (APM) lainnya yang memproduksi kendara­an listrik di Indonesia.

BRI juga memberikan kemu­dahan bagi nasabah yang ingin membeli mobil listrik. “Kami berikan kredit kendaraan bermotor dengan bunga bersaing 3,8%, tenornya kita bisa berikan sampai enam tahun,” kata Handayani.

BRI menjadi bank pertama yang menawarkan KKB khusus kendaraan ramah ling­kung­an. Hingga akhir 2018, BRI mampu menyalurkan KKB BRI sebesar Rp3,7 triliun atau tumbuh 39,27% year on year (yoy).

Manajer Pemasaran PT PLN Disjaya Mayang menyampaikan untuk mendukung kendaraan emisi karbon rendah, PT PLN menyediakan sekitar 1.600 stasiun pengisian listrik umum (SPLU) yang dapat diakses melalui google map kategori electric vehicle charging.

Sementara itu, Kepala Seksi Sumber Daya Industri dan Sa­rana Prasarana Industri Ke­menterian Perindustrian Andi Komara menambahkan, pemerintah saat ini sedang merumuskan paket insentif seperti bea masuk untuk kendaraan LCEV dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan ramah lingkungan. (*/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More