IMF-WB Bahas Risiko Ekonomi Digital

Penulis: (E-3) Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 02:15 WIB Ekonomi
IMF-WB Bahas Risiko Ekonomi Digital

ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Pertemuan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) pada 8-13 April 2019 membahas berbagai isu global terkini. Salah satunya ialah risiko yang timbul dari perkembangan ekonomi digital.

Sri Mulyani mengatakan pertemuan musim semi di Washing­ton DC, Amerika Serikat, itu menyoroti berbagai risiko dari kerapuhan sektor keuangan yang berasal dari ekonomi digital.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani menambahkan, negara-negara yang hadir membahas kemungkinan kerja sama mendalam untuk menghindari guncangan yang berasal dari teknologi.

Karena itu, desain kebijakan fiskal untuk mendorong produktivitas dan meningkatkan sumber daya manusia agar tenaga kerja dan generasi muda mendapat manfaat dari globalisasi dan pertumbuhan ekonomi sangat penting.

“Pembahasan dalam spring meetings juga berfokus pada bagaimana kita bisa meningkatkan kemampuan dari kebijakan untuk meningkatkan produktivitas, terutama bagi masyarakat yang akan mengalami era digitalisasi,” katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (15/4).

Selain itu, peran layanan dagang berbasis elektronik atau e-commerce dan ekonomi digital yang meluas, dan akan terus meningkat di masa depan, juga mendorong negara-negara untuk memperkuat koordinasi perpajakan internasional.

Hal itu menyebabkan banyak negara bersepakat untuk melakukan perbaikan institusi, distribusi, serta kompetisi dalam meningkatkan proteksi terhadap kerahasiaan data konsumen.

Pertemuan itu pun mengingatkan pentingnya koordinasi antarnegara maju ataupun berkembang karena pertumbuhan ekonomi global maupun kondisi perdagangan internasional diperkirakan masih mengalami kelesuan.

Di sela pertemuan tersebut, Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga menghadiri forum pertemuan negara-negara anggota G-20.  Forum itu membahas prospek ekonomi dunia, digitalisasi, isu kesehatan, pendidikan, perpajak-an, dan upaya untuk menjaga dan menciptakan momentum pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan. (E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More