Mahfud Sebut Suara Milenial Menentukan Hasil Pemilu

Penulis: Achmad Zulfikar Fazli Pada: Senin, 15 Apr 2019, 20:25 WIB Politik dan Hukum
Mahfud Sebut Suara Milenial Menentukan Hasil Pemilu

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD

SUARA generasi milenial dinilai menentukan hasil Pemilihan Umum 2019. Sebabnya, jumlah pemilih milenial cukup besar, yakni mencapai 51 juta orang.
 
"Ini sangat potensial untuk menentukan masa depan negara dan bangsa kita lima tahun ke depan seperti apa," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di Restoran Penang Bistro, Jakarta, Senin (15/4).
 
Dia menyarankan generasi milenial untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden maupun legislator secara selektif. Pilih calon yang terbaik dari yang ada.

Menurut dia, partisipasi generasi milenial pada pesta demokrasi dapat memberikan warna baru untuk Indonesia. Apalagi, milenial merupakan calon pemimpin bangsa ke depan.
 

Baca juga: PBNU Imbau Masyarakat Rayakan Pesta Demokrasi dengan Damai
 

"Anak-anak milenial ini yang nanti akan mewarisi pemerintahan ini, kira-kira satu dekade yang akan datang," ucap dia.
 
Di sisi lain, Mahfud menilai wajar milenial saat ini banyak dijadikan objek jualan bagi politikus untuk meraih suara. Karena potensi suara milenial ini sangat besar.
 
Namun, kata dia, milenial memiliki jati diri dan mempunyai pilihan sendiri dalam Pemilu 2019.
 
"Mereka ya silahkan siapa yang mau menjual saya (milenial), tapi saya punya pilihan sendiri, yang penting memilih. Gitu saja. Gapapa menjual bagus (milenial dijadikan objek politik)," kata dia. (Medcom/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More