Catatan Kritis dari Fadli Zon Selama jadi Pimpinan DPR

Penulis: Mediaindonesia.com Pada: Senin, 15 Apr 2019, 19:54 WIB Politik dan Hukum
Catatan Kritis dari Fadli Zon Selama jadi Pimpinan DPR

Dok DPR RI
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

WAKIL Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) Fadli Zon meluncurkan sebuah buku yang berjudul “Kata Fadli: Catatan-Catatan Kritis dari Senayan”. Buku ini berisi tentang kumpulan dari ucapan-ucapan, rilis-rilis pers, kemudian komentar-komentar mengenai berbagai macam peristiwa dari hari ke hari selama 4,5 tahun dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI sejak tahun 2014.

“Buku ini adalah kompilasi dari catatan-catatan saya selama 4,5 tahun menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, baik lisan maupun tertulis secara digital seperti Whatsapp. Hal ini perlu dikumpulkan, sebagai sebuah catatan dan bukti apa yang telah saya ucapkan secara substantif, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan bangsa kita,” ujar Fadli, ketika memberikan sambutan dalam Focus Group Discussion (FGD) peluncuran buku terbarunya itu, di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/4).

Baca juga: Fadli Zon: KPU dan Bawaslu Harus Usut Kecurangan Pemilu

Dalam peluncuran buku itu, politikus Partai Gerindra itu juga menceritakan, saat menanggapi berbagai macam isu tentu dirinya berdasarkan data dan bukan asal-asalan. Seperti, pada saat terkait persoalan buruh, ia dengan sigap menanggapi dengan data yang relevan terkait dengan buruh tersebut, begitu juga dengan isu lainnya.

“Bahkan, saya juga bertanya kepada kawan-kawan buruh sebelum melakukan rilis pers atau pernyataan sikap. Begitu juga, dengan isu-isu lainnya baik isu ekonomi, politik budaya, sosial, pengaduan-pengaduan masyarakat dari daerah pemilihan saya di Bogor atau dari masyarakat dari seluruh Indonesia,” tandas Fadli.

Pada kesempatan itu, legislator dapil Jawa Barat V itu menegaskan bahwa buku ini fokusnya lebih kepada substansi dan pokok pikiran yang terlontar. Apalagi, mengingat dirinya adalah sosok legislator yang berada di seberang pemerintahan (oposisi), maka menurut Fadli, tentu suara kritisnya harus lebih kritis daripada yang lain.

Baca juga: Belum Dapat C6, Pemilih Harus Segera Lapor KPPS

“Tentu karena judulnya adalah catatan kritis, sebagai Anggota dan Pimpinan DPR, selain membuat Undang-Undang (UU) dan membuat anggaran bersama pemerintah, kami mempunyai tugas melakukan kontrol terhadap jalannya pemerintahan, pelaksanaan terhadap UU dan lain-lain. Ini saya kira lebih kepada tugas untuk melakukan pengawasan dan ini yang saya pertanggungjawabkan dari apa yang sudah dilaksanakan,” pungkas Fadli.

Hadir dalam acara peluncuran buku tersebut, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah, Ahli Ekonomi Rizal Ramli, Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, Sejarawan dan Budayawan Ridwan Saidi, serta M. Tri Andika dari Universitas Bakrie sebagai moderator. (RO/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More