Senin 15 April 2019, 17:35 WIB

Kronologi Penangkapan Penculik Balita di Bekasi

Rifaldi Putra irianto | Megapolitan
Kronologi Penangkapan Penculik Balita di Bekasi

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Argo Yuwono

 

SEORANG nenek berkerudung merah yang menculik balita beriniaial ASA (3) disebuah masjid di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Selasa,(9/4) lalu telah di tangkap pihak kepolisian.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, mengatakan penangkapan terjadi usai pihaknya mendapatkan informasi dari warga mengenai keberadaan tersangka berinisial AG, 55.

"Tanggal 14 april 2019, kita mendapatkan informasi posisi tersangka, dan kemudian kita bisa mendapatkan bahwa tersangka ada di Stasiun Senen," jelas Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin, (15/4).

Setelah menemukan tersangka dan korban polisi membawa keduanya ke Polda Metro Jaya, kemudian dilakukan pemeriksa tersangka, sementara korban dipulangkan ke orangtuanya.

"Kemudian dari hasil pemeriksaan atau keterangan tersangka, bahwa tersangka selama lima hari membawa anak ini kemana-mana," ungkap argo.

Argo menjelaskan, pelaku tak mempunyai pekerjaan tetap. Sehari-hari, hanya bekerja sebagai mengemis dari satu masjid ke satu masjid.

Adapun motif dari penculikan ini dalam pengakuan tersangka jika korban berinisial ASA ini digunakan untuk mendapatkan belas kasihan dari jamaah masjid yang melihat.

"Sehari-hari pelaku sering tidur di masjid dan nyapu-nyapu sehingga sering dikasih uang oleh jamaah. Kemudian dengan adanya anak kecil, (jemaah) semakin iba kemudian memberi sedekah lebih,” tuturnya.

 

Baca juga: Polisi: Penculikan Anak di Bekasi karena Alasan Ekonomi

 

Dalam pengakuan tersangka Ketika bersama korban warga yang merasa iba memberi sedekah rata-rata Rp15.000 sampai Rp30.000.

Akibat perbuatanya tersangka AG dijerat Pasal 328 KUHP Subsider Pasal 330 KUHP dan atau Pasal 76F Jo Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara.

Sebelumnya, penculikan terjadi saat korban ASA pada hari Selasa, (9/4) sekitar pukul 10.00 WIB sedang bermain di masjid yang berjarak 50 meter dari rumah korban, lokasi tersebut memang biasa tempat bermain korban.

Sementara Tersangka AG yang melihat korban sedang bermain melancarkan aksinya dengan cara mengajak bermain dan memberika korban jajanan setelah itu menggendong korban dan membawa kabur.

Kemudian Sri wahyuni yang merupakan nenek kandung dan juga yang sedang menjaga korban kemudian mencarinya. Setelah mencari keliling kompleks, Sri tidak menemukan jejak cucunya. 

Berdasarkan rekaman CCTV di masjid, bocah itu dibawa pergi seorang perempuan tua yang memakai baju biru serta berkerudung. Perempuan itu terlihat berinteraksi dengan korban di halaman depan masjid. Tidak lama kemudian, dia menggendong Anisa dan pergi dari area masjid. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More