Ribuan APK Caleg di Kupang Belum Diturunkan

Penulis: Palce Amalo Pada: Minggu, 14 Apr 2019, 19:45 WIB Politik dan Hukum
Ribuan APK Caleg di Kupang Belum Diturunkan

ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Petugas menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang pada masa tenang Pemilu serentak 2019

RIBUAN alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) masih terpasang di ruas jalan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari pertama masa tenang pemilu 2019, Minggu (14/4). Masa tenang pemilu 2019 mulai 14-16 April. Ribuan APK tersebut terutama milik caleg DPRD kota dan DPRD provinsi.

Sesuai pantauan, alat peraga kampanye dalam berbagai ukuran masih terlihat di ruas Jalan WJ Lalamentik, Jalan Thamrin hingga ruas Jalan Frans Seda, serta di ruas jalan Kelurahan Liliba hingga Naimata, Kecamatan Oebobo dan Jalan HTI Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa.

Baca juga:

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang Susiani Kanaha membenarkan APK caleg belum diterunkan pada masa tenang pemilu. "Kami membutuhkan mobil (skylift) yang mampu menjangkau alat peraga berukuran besar dan berada di ketinggian," katanya.

Menurut Susiani, pihaknya masih menunggu pengiriman mobil Skylift dari Pemerintah Kota Kupang untuk menurunkan APK yang masih terpasang
tersebut.

"Sesuai rencana malam ini sekitar pukul 19.00 WITA akan dilakukan penurunan APK oleh Bawaslu Kota Kupang melibatkan Satpol PP, Polisi dan Kejaksaan," katanya.

Selain operasi penertiban tersebut, Susiani juga berharap caleg menurunkan sendiri APK mereka. "Jika operasi penurunan APK malam ini belum tuntas, akan dilanjutkan besok," ujarnya. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More