Sabtu 13 April 2019, 22:15 WIB

Dukungan Milenial Muslim ke Jokowi Dinilai telah Meningkat

Rudy Polycarpus | Politik dan Hukum
Dukungan Milenial Muslim ke Jokowi Dinilai telah Meningkat

MI/PIUS ERLANGGA
mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang

 

MENDEKATI hari pencoblosan, dukungan bagi calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin turut menanjak. Hal itu terlihat di media sosial dari banyaknya pengguna tagar seperti #JokowiAmin atau #Jokowisekalilagi.

"Yang lebih menggembirakan, belakangan ini saya melihat banyak perempuan berhijab yang menggunakan tagar-tagar tersebut," ujar mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) di Jakarta, Sabtu (13/4).

Menurutnya, ini hal yang positif karena memperlihatkan banyaknya muslimah muda yang mulai melek politik. Para milenial juga tidak malu untuk berpendapat serta menunjukkan dukungan di media sosial.

"Para milenial tidak mudah termakan berita hoaks dan fitnah, dan mereka yang optimistis menyongsong masa depan. Pendukung Jokowi-Ma’ruf adalah generasi baru muslimah muda Indonesia yang independen, artikulatif, dan sangat menghargai ruang kreatif yang tercipta pada 4,5 tahun pemerintahan Pak Jokowi,” ujarnya.

Baca juga: Emil Ajak Kaum Milenial Riset untuk Tentukan Calon Pemimpin

Hal senada disampaikan Ustaz Yusuf Mansur. Yusuf menilai, dukungan milenial hijabers semakin menguatkan imej keislaman Jokowi yang kerap disandera hoaks.

Ia optimistis sebagian besar umat islam tidak mempercayai kabar bohong soal Jokowi. Tokoh ulama terkemuka ini juga tidak percaya dengan berita hoaks yang mengatakan bahwa azan akan dilarang dan masjid ditutup jika Jokowi menang dua periode.

“Alhamdulillah, ini makin menguatkan apa yang saya katakan sejak dulu tentang keislaman Pak Jokowi. 4,5 tahun ini jadi bukti bahwa di era Pak Jokowi, Islam Indonesia itu semerbak wanginya," pungkasnya. (Pol)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More