Dahnil: Nggak Tahan Lihat Foto Ratna Lama-lama

Penulis: M Iqbal Al Machmudi Pada: Kamis, 11 Apr 2019, 12:49 WIB Politik dan Hukum
Dahnil: Nggak Tahan Lihat Foto Ratna Lama-lama

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar, di persidangan Ratna Sarumpaet

JURU bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku tidak tega melihat foto wajah Ratna Sarumpaet dalam kondisi lebam.

"Saya sempat melihat itu (foto). Tapi saya nggak tahan liat lama-lama (foto wajah Ratna), ya seperti orang dipukuli," kata Dahnil saat menjadi saksi dalam sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Dahnil menerima foto wajah Ratna Sarumpaet saat rapat dengan BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada 1 Oktober 2018 di Rumah Kartanegara, Jakarta Selatan. Ketidaktahanannya melihat foto lebam Ratna lantaran ia ingat Ratna adalah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).

"Kami tidak tega melihat wajah lebam-lebam seperti itu, itu subjektivitas saya. Karena yang kami kenal Bu Ratna seorang aktivis pembela HAM yang tidak layak diperlakukan seperti ini," pungkasnya.

Baca juga: Saat Rapat dengan Prabowo, Dahnil Terkejut Ratna Dianiaya

Selain Dahnil, saksi lain yang dihadirkan pada sidang kesembilan ini yaitu Chairullah dan Harjono. Untuk Chairullah dan Harjono merupakan saksi yang tidak hadir pada sidang sebelumnya, sehingga hari ini dipanggil kembali.

Ratna Sarumpaet didakwa atas kasus berita bohong pemukulan terhadap dirinya. Ia didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More