Saat Rapat dengan Prabowo, Dahnil Terkejut Ratna Dianiaya

Penulis: M. Iqbal Al Machmudi Pada: Kamis, 11 Apr 2019, 11:05 WIB Politik dan Hukum
Saat Rapat dengan Prabowo, Dahnil Terkejut Ratna Dianiaya

ANTARA FOTO/Aprilio Akbar
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bersiap menjalani pemeriksaan sebagai saksi

JURU bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku terkejut saat mendapat berita mengenai penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Danhil mendapat berita Ratna Sarumpaet dianiaya saat sedang rapat dengan Prabowo Subianto di Kartanegara pada 1 Oktober 2018.

"Saat itu kami sedang pertemuan dengan BPN. Itu pertemuan rutin saja. Tiba-tiba ada kabar Bu Ratna jadi korban penganiayaan," kata Dahnil dalam sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Dahnil mengatakan kabar tersebut ia terima dari staf Prabowo. Kabar mengatakan Ratna dianiaya oleh sekelompok orang di bandara Bandung.

"Kabar beliau dianiaya oleh orang tidak dikenal, lalu dibawa ke dalam mobil dan ditinggalkan di suatu tempat," ujar Dahnil.

Baca juga: Dahnil Dijadikan Saksi, Ratna: Gak Nyambung Sama Sekali

Mendengar kabar tersebut, Prabowo berniat menjenguk Ratna Sarumpaet. Atas dasar itulah Prabowo dengan beberapa nama besar lainnya menggelar pertemuan dengan Ratna Sarumpaet di Nusantara Polo Club, Bogor, pada 2 Oktober 2018.

Ratna Sarumpaet pun menceritakan kronologi penganiayaan yang dialaminya kepada Prabowo. Namun beberapa waktu setelah pengakuan pada Prabowo, Ratna membuat konferensi pers untuk klarifikasi bahwa berita penganiyaan itu bohong.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah tersebut menjadi saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More