Rabu 10 April 2019, 06:40 WIB

Hujan setiap Sore, Depok Siaga Tanah Longsor

mediaindonesia | Megapolitan
 Hujan setiap Sore, Depok Siaga Tanah Longsor

ist
longsor di depok mengakibatkan kemacetan di jalan lintas Bojongsari-Sawangan

 

JALAN lintas Bojongsari-Sawangan di Kota Depok kemarin terputus. Akibatnya, ratusan kendaraan baik dari arah Bojongsari-Sawangan maupun sebaliknya antre mengular berkilo-kilo meter.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Supomo mengatakan, jalur yang putus itu akibat longsornya tanah di depan Perguruan TK/Madrasah Al-Hamidiah

" Pagi sekitar pukul 07.00 WIB, di tebing setinggi 10 meter dengan panjang 10 meter di kawasan Perguruan TK/Madrasah Al-Hamidiah, tanahnya longsor sehingga lintas Bojongsari-Sawangan putus. Antrean kendaraan mengular hingga 5 kilometer dari dua arah," kata Supomo.

Longsornya tebing itu, sambung dia, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Depok, sejak Senin (8/4) sore hingga Selasa (9/4) dini hari. Tanah pun tergerus hingga tumpah ke jalan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Alat Berat Dinas PUPR Kota Depok Bangkit mengutarakan, tebing yang longsor itu tak hanya terjadi di jalan lintas Bojongsari-Sawangan, tapi juga terjadi di Perumahan Puri Anggrek Residence, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan. Timbunan longsoran tanah di perumahan itu sepanjang 10 meter.

"Kita juga kerahkan alat berat di sana untuk membersihkan jalan. Warga diharapkan waspada akan potensi longsor di daerahnya masing-masing," ujarnya.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Depok dalam beberapa hari terakhir juga membuat tanggul Kali Laya di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, jebol. Delapan perumahan pun terendam air.

Kedelapan perumahan tersebut, yakni Perumahan Taman Duta, Pelni, Mutiara Duta, Pondok Duta II, Pondok Duta I, Bukit Cengkeh I, Bukit Cengkeh II, dan Perumahan Bukit Savanah Residence.

Supomo mengatakan tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. Meski tak menimbulkan korban jiwa dan keluarga tidak ada yang mengungsi, warga direpotkan karena jalan akses dan rumah warga dipenuhi lumpur.

Tanggul Kali Laya yang jebol itu berada di kawasan yang lebih tinggi dari delapan perumahan tersebut. Tanggul itu berfungsi mengalirkan air Kali Pesanggrahan, kali cabang tengah, Kali Baru, dan outlet Situ Pengarengan ke Kali Baru untuk dibawa ke hilir.

Untuk mengantisipasi rembesan air dari tanggul Kali Laya itu, pihaknya akan melapisi dinding tanggul dengan bronjong. (KG/J-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More