Selasa 09 April 2019, 18:45 WIB

Tiga Gardu Induk Perkuat Kelistrikan Aceh Tengah

Satria Sakti Utama | Ekonomi
Tiga Gardu Induk Perkuat Kelistrikan Aceh Tengah

ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

 

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan operasional tiga Gardu Induk (GI) dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Provinsi Aceh, Selasa (9/4).

Ketiga fasilitas kelistrikan tersebut ialah GI 150 kV Takengon dengan SUTT 150 kV Takengon-Bireuen, GI 150 kV Kutacane dan dengan SUTT 150 KV Berastagi – Kutacane, dan terakhir GI 150 kV Subulusalam dengan SUTT 150kV Subulusalam - Sidikalang.

Pengoperasian fasilitas tersebut memperkuat kapasitas kelistrikan di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. PT PLN (persero) juga mengklaim bakal mendapat penghematan biaya sebesar Rp265,5 miliar per tahun dari pengoperasian ketiga gardu induk.

Peresmian tiga proyek kelistrikan ini dipusatkan di GI 150 kV Takengon, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah. Selain Menteri ESDM, hadir Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana dan Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto.

"Kami harap peresmian ini bisa mendukung pertumbuhan perekonomian Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah melalui kehandalan sistem kelistrikan dan suplai yang mencukupi. Terimakasih atas kerja keras rekan-rekan PLN sehingga Gardu Induk dan Transmisi ini bisa cepat terselesaikan, ini semua demi meningkatkan kehandalan listrik khususnya di Aceh," papar Menteri ESDM Ignasius Jonan, Selasa (9/4).

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan apresiasi serupa terhadap kinerja PLN di Aceh. "Terimakasih PLN atas kerja kerasnya, Dengan listrik yang cukup maka akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami juga berharap dengan diresmikannya kelistrikan hari ini listrik di Aceh semakin handal," ujar Nova.

GI 150 kV Takengon dan SUTT 150 kV Takengon-Bireuen merupakan GI dan SUTT pertama di Aceh Bagian Tengah dengan kapasitas 30 MVA. Untuk ke depannya, GI dan SUTT Takengon-Bireuen dapat berfungsi sebagai evakuasi daya PLTA Peusangan 1 & 2 kapasitas 88 Mw yang beroperasi secara komersial pada 2021 – 2022. (A-2)

Baca Juga

AGUS SUPARTO

Mitigasi Risiko dari Penerapan Kenormalan Baru

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:15 WIB
Risiko bila terjadi gelombang kedua penyebaran covid-19 dapat menyebabkan pemulihan ekonomi berlangsung lebih...
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Pertamina Jaga Produksi Hulu Migas

👤Iam/E-3 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:00 WIB
PRODUKSI migas Pertamina pada triwulan I 2020 cukup stabil dan terjaga dengan...
Antara

Wakili Sinarmas, Hotman Paris Somasi Agen Penjual Reksa Dana

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 27 Mei 2020, 23:40 WIB
Bibit merupakan salah satu agen penjual efek reksa dana produk kelolaan Sinarmas Asset...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya