Jumat 05 April 2019, 22:45 WIB

AS-Tiongkok Akhiri Perundingan Perdagangan

AFP/Yan/I-1 | Internasional
AS-Tiongkok Akhiri Perundingan Perdagangan

Jim WATSON / AFP
Presiden Donald Trump (kanan) dan Wakil Perdana Menteri Liu He (kiri).

 

PRESIDEN AS Donald Trump mengatakan pada Kamis (4/4) bahwa Amerika Serikat dan Tiongkok mengakhiri negosiasi mengenai perdagangan.

Namun, dia menyebutkan bahwa sesuatu yang monumental bagi kedua negara akan diumumkan dalam hitungan minggu.

"Kami sedang berbicara. Kami akan melihat apa yang terjadi," kata Trump di Oval Office, saat bersama tim negosiasi kedua negara. "Kami memiliki cara untuk disetujui, tetapi tidak terlalu jauh," tambahnya.

Wakil Perdana Menteri Liu He, negosiator perdagangan utama Tiongkok, setuju dengan Trump. Kepada Trump Liu mengatakan, "Karena keterlibatan langsung Anda, kita akan mencapai kemajuan besar."

Tiongkok dan AS berupaya mengakhiri kebuntuan yang telah mengguncang pasar keuangan dan menggelapkan prospek ekonomi dunia.

Washington ingin membuat perubahan pada kebijakan ekonomi dan perdagangan dengan Tiongkok. Sementara itu, Beijing ingin Trump mencabut sanksi mahal pada barang-barang Tiongkok.

Para perunding AS dan Tiongkok pada Rabu (3/4), memulai perundingan putaran kesembilan untuk menyelesaikan perselisihan. Perselisihan itu terjadi karena AS menuduh Beijing menggunakan taktik pemangsa, termasuk pencurian dunia maya di tengah kampanye Tiongkok untuk menantang dominasi teknologi AS. Namun, Tiongkok membantah tuduhan itu.

Trump telah mengenakan tarif US$250 miliar dalam produk-produk Tiongkok. Sebagai balasan, Tiongkok menargetkan impor US$110 miliar.

Trump mengatakan pada Kamis (4/4) bahwa ia akan membahas masa depan tarif yang diberlakukan AS terhadap Tiongkok dengan Liu.

Presiden AS itu juga mengatakan, dia masih ingin bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. "Jika kita memiliki kesepakatan, kita akan mengadakan pertemuan puncak," kata Trump.

Trump menghargai surat indah yang ia terima dari Xi, tetapi ia tidak mengungkapkan isinya. (AFP/Yan/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More