Jumat 05 April 2019, 09:47 WIB

Hakim Perintahkan Psikiater Periksa Teroris Selandia Baru

Basuki Eka Purnama | Internasional
Hakim Perintahkan Psikiater Periksa Teroris Selandia Baru

AFP/Mark Mitchell
Pelaku aksi teror di Selandia Baru Brenton Tarrant

 

PRIA yang dituding menembak mati 50 warga Muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (5/4), duduk diam saat seorang hakim memerintahkan dirinya menjalani pemeriksaan psikologis untuk mengetahui apakah dia layak diadili untuk tuduhan pembunuhan.

Penyintas dan kerabat para korban tewas dalam aksi terorisme pada 15 Maret lalu itu memenuhi ruang sidang di Christchurch tempat Brenton Tarrant muncul lewat sambungan adio-visual dari penjara keamanan maksimum di Auckland.

Warga Australia berusia 28 tahun itu didakwa melakukan 50 pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan terkait penembakan yang mengejutkan dunia itu.

Baca juga: Tarrant Dijerat 50 Dakwaan Pembunuhan

Hakim Cameron Mander memerintahkan Tarrant untuk diperiksa dua dokter yang akan menetapkan dia cukup fit untuk diadili atau mengalami gangguan jiwa.

Tarrant duduk diam mendengar semua perkataan hakim. Dia tidak diharuskan mengajukan pernyataan dan akan ditahan hingga pengadilan berikutnya pada 14 Juni mendatang. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More