Kamis 04 April 2019, 11:32 WIB

Teroris Selandia Baru Didakwa 50 Pembunuhan

Fajar Nugraha | Internasional
Teroris Selandia Baru Didakwa 50 Pembunuhan

AFP/Mark Mitchell
Pelaku penembakan Selandia Baru Brenton Tarrant (tengah)

 

PELAKU aksi  terorisme di dua masjid Christchurch, Selandia Baru didakwa melakukan 50 pembunuhan. Dakwaan diungkapkan pihak kepolisian, Kamis (4/4).

"Pria yang ditangkap sehubungan dengan serangan teror Christchurch akan menghadapi 50 pembunuhan dan 39 percobaan tuduhan pembunuhan ketika ia muncul di Pengadilan Tinggi di Christchurch pada Jumat (5/4)," kata polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Kamis (4/4).

Brenton Tarrant melakukan penyerangan di Masjid Al Noor dan Masjid Lindwood pada 16 Maret lalu. Serangan itu menyebabkan 50 warga Muslim yang hendak melakukan Salat Jumat tewas, termasuk satu orang warga negara Indonesia (WNI).

Baca juga: Selandia Baru Larang Senapan Serbu

Setelah ditangkap, pelaku yang merupakan warga Australia telah didakwa dengan pembunuhan sehubungan dengan penembakan tersebut. Jaksa diharapkan mengajukan lebih banyak tuduhan terhadapnya.

Komisaris Polisi Mike Bush menambahkan polisi bekerja dengan FBI dan penyelidik internasional lainnya ‘untuk membangun gambaran komprehensif’ mengenai tersangka.

"Tentu saja, kami ingin melakukan ini secepat mungkin, tetapi harus dilakukan secara profesional dan seakurat mungkin," kata Bush. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More