Kamis 04 April 2019, 12:15 WIB

Dugaan Kebocoran UN Diselidiki

Intan Yunelia | Humaniora
Dugaan Kebocoran UN Diselidiki

ANTARA/Syaiful Arif
Siswa mengikuti UNBK sesi kedua mata pelajaran matematika di SMA PGRI 2 Jombang, Jawa Timur, Selasa (2/4)

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera menggelar rapat terbatas dengan sejumlah lembaga untuk menindaklanjuti dugaan kebocoran soal yang terjadi saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA.

"Ya (tindak lanjut) akan dibahas dalam rapat di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Balitbang), Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik), Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), serta Direktorat Jenderal (Ditjen) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)," kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kemendikbud, Purwadi Sutanto, Kamis (4/4).

Purwadi mengatakan nasib nasib siswa yang diduga menjadi pembocor soal UN belum bisa dipastikan. Termasuk kemungkinan ujian susulan atau pembatalan hasil ujian secara final.

"Tunggu nanti hasil rapat," tegas dia.

Baca juga: Hadapi UNBK, Siswa SMAN 2 Klaten Dikarantina

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengidentifikasi dugaan siswa pembocor soal Ujian Nasional (UN) 2019. Sanksi diberikan bukan saja kepada siswa penyebar namun juga kepada pengawas ujian yang bersangkutan.

Dikutip dari laman resmi ubk.kemendikbud.go.id, Kamis (4/4), sanksi kepada siswa diberikan berupa pembatalan hasil ujian. Sedangkan untuk pengawasnya, tidak lagi diizinkan menjadi pengawas selama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ini berlangsung.

Sebelumnya, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menerima laporan dugaan kebocoran soal dan jawaban mata pelajaran Matematika di Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Soal tersebar melalui percakapan di grup jejaring media sosial Line.

Laporan dugaan kebocoran soal baru diterima BSNP pada Selasa (2/4). Kasus ini masih diselidiki apakah soal yang tersebar palsu atau memang asli. Termasuk oknum penyebar soal tersebut. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More