Sabtu 30 Maret 2019, 05:30 WIB

Puting Beliung Sapu Ratusan Rumah

Gan/X-6 | Megapolitan
Puting Beliung Sapu Ratusan Rumah

Ilustrasi -- MI/ BARY FATHAHILAH
Kondisi rumahnya yang rusak parah akibat angin puting beliung di Kampung Sawah, Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat,

 

RATUSAN rumah di Desa Karang Harja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, tersapu angin puting beliung pada Kamis (28/3). Beruntung, warga sempat melarikan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sekretaris Desa Karang Harha, Andu Suhandi, mengungkapkan angin puting beliung tersebut telah memorakporandakan tiga kampung di wilayahnya, di antaranya ialah Kampung Telukbanggo, Kampung Tambun, dan Kampung Kobak Ceper.

“Tidak ada korban jiwa, hanya ratusan rumah warga dan banyak pohon juga ikut roboh disapu angin puting beliung,” ungkap Andu, Jumat (29/3).

Andu mengatakan, dari hasil pendataan sementara, rumah yang mengalami kerusakan sebanyak 176 rumah, terdiri atas 20 rumah rusak berat, 26 rumah rusak sedang, dan 130 rumah rusak ringan.

Meski demikian, pemerintah kabupaten dibantu aparat keamanan setempat dilaporkan masih terus melakukan pendataan yang lebih rinci atas jumlah rumah yang hancur dan rusak berat.

Rumah-rumah yang rusak berat, dikatakan, rata-rata berupa rumah semipermanen. Angin yang menerjang membuat atap rumah beterbangan
dan membuat bangunan rumah yang ambruk. “Bantuan sudah datang sejak tadi malam dan kita masih evakuasi warga,” kata dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pun dilaporkan langsung menerjunkan tim dari Unit Reaksi Cepat (URC) untuk membantu warga yang rumahnya terdampak bencana. Saat berita ini diturunkan, tim dilaporkan sudah bekerja di lokasi bencana mengevakuasi warga dan membantu petugas kepolisian dan TNI.

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengatakan, untuk penanganan sementara terhadap korban, pemerintah sudah memberikan bantuan berupa alas duduk (tikar), air mineral, makanan siap saji, family kit, dan peralatan makan. Alat pemotong juga disiapkan untuk membantu percepatan evakuasi.

Adeng menambahkan, untuk bantuan lain, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Bekasi untuk membantu kebutuhan warga setempat. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan warga yang tempat tinggalnya menjadi korban dari angin puting beliung.

“Dapur darurat pun sudah kami dirikan, untuk bantuan lain masih kami koordinasikan,” kata dia.

Adeng mengimbau agar warga mewaspadai ancaman angin puting beliung. Apalagi, kasus angin puting beliung di Kabupaten Bekasi kerap terjadi saat musim hujan.

Wilayah yang rawan terjadi angin puting beliung berada di kawasan utara, seperti Kecamatan Babelan, Sukatani, Muaragembong, dan Cabangbungin. Sementara itu, di kawasan selatan, berada di Kecamatan Tambun Selatan dan Cikarang.

“Semua wilayah Kabupaten Bekasi berpotensi diterpa angin puting beliung,” tandas dia. (Gan/X-6)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

DKI belum Bisa Pastikan Pembukaan Tempat Wisata

👤Yanti Nainggolan 🕔Rabu 27 Mei 2020, 11:01 WIB
Pembukaan tergantung pada jenis tempat wisata. Tempat wisata dengan risiko penularan covid-19 paling kecil akan dibuka lebih...
MI/Susanto

MRT Jakarta Siap Jadi Model Transportasi di Masa New Normal

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 27 Mei 2020, 10:31 WIB
“Kita sangat ketat menerapkan prinsip social distancing. Semua pengguna jasa harus melewati pemeriksaan suhu, pengaturan jarak...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Pemprov DKI Dapat Rp75 Juta dari Perusahaan Pelanggar PSBB

👤Kautsar Bobi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 08:17 WIB
Besar kecil denda yang diberikan didasarkan pada tingkat pelanggaran yang dilakukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya