Kamis 28 Maret 2019, 13:15 WIB

PLN Babel Sabet Dua Penghargaan IGA 2019

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
PLN Babel Sabet Dua Penghargaan IGA 2019

MI/Rendy Ferdiansyah
PLN Babel berhasil menyabet dua gelar penghargaan pada IGA 2019

 

PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) berhasil menyabet dua kategori penghargaan Indonesia Green Award (IGA) 2019 untuk ketegori rekayasa teknologi dalam menghemat energi dan kategori rekayasa energi baru terbarukan (EBT).

Penghargaan yang diterima oleh General Manager PLN Babel, Abdul Mukhlis ini diserahkan langsung oleh Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK, MR Karliansyah, di Jakarta.

Dua pengargaan tersebut diperoleh PLN Babel Lantaran berhasil mengoperasikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hybrid pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) pertama di Sumatra. Pengoperasian pembangkit tersebut secara signifikan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan menginisasi program konversi BBM ke crude palm oil (CPO).

"Alhamdulilah, kami syukuri dua penghargaan ini sebagai bentuk kepercayaan stakeholder kepada kami yang telah secara konsisten berkontribusi dalam penerapan energi baru terbarukan dan upaya pengurangan konsumsi BBM agar semakin ramah lingkungan," kata Mukhlis, Kamis (28/3).

 

Baca juga: PLN Goes To Campus Dihadiri Ribuan Mahasiswa

 

Sementara itu, Chairman The La Tofi School of CSR, La Tofi pun mengapresiasi upaya yang dilakukan PLN. 

"Tahun ini program yang dikompetisikan sangat bagus dan lengkap, karena mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan dan stakeholder," pungkasnya.

PLTD Hybrid PLTS yang menjadi program unggulan tersebut merupakan teknologi pembangkitan listrik yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi utama dengan mengombinasikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) sebagai cadangan.

Pengoperasian teknologi tersebut berdampak pada penurunan konsumsi BBM yang cukup signifikan, dari sebelumnya 338 liter/hari menjadi 296 liter/hari. Artinya terdapat penghematan sebesar 43 liter/hari atau setara Rp373.198,- per hari.

Sementara itu, inisiasi program konversi BBM ke CPO (crude palm oil) yang dilakukan PLN bertujuan untuk mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025.

Pada prinsipnya, rekayasa teknologi ini adalah mengganti BBM sebagai sumber energi utama pada mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi CPO di pulau - pulau terpencil di Bangka Belitung. Dengan demikian, tercipta kondisi pulau 100% green energy dengan listrik yang berkelanjutan (sustainable island electricity with 100% green energy).

Dengan mengoptimalkan energi terbarukan yang berbasis pada sumber daya lokal, hal ini memberi nilai tambah bagi masyarakat secara ekonomi karena akan membuka pasar baru untuk mereka yang ingin menjual hasil panen kelapa sawit. 

Lebih dari satu juta liter minyak CPO per tahun akan terserap dalam rangka mencukupi kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik di pulau-pulau terluar. Pada akhirnya masyarakat mendapat kepastian harga dan pasar dari hasil perkebunan mereka. (OL-3)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Jaga Ketahanan Pangan, Gubernur Jatim Percepat Tanam Padi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:11 WIB
Gubernur Khofifah turun langsung melaksanakan tanam padi dengan sistem tanam jajar legowo dengan varietas inpari...
MI/Nurul HIdayah

BMKG Perkirakan Banjir Rob Berkurang Dua Hari ke Depan

👤Ihfa Firdausya 🕔Minggu 07 Juni 2020, 15:12 WIB
Banjir rob diperkirakan akan berkurang dua hari ke depan. Hal ini disebabkan bergesernya fase bulan purnama dan menurunnya kecepatan angin...
ANTARA

Doni Minta Warga Kalsel yang Ikut Tablig di Gowa Melaporkan Diri

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 15:00 WIB
Kesadaran untuk memeriksakan diri merupakan kunci untuk mencegah penularan Covid-19 di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya