Rabu 27 Maret 2019, 21:25 WIB

BI: Indonesia Harus Shifting Jadi Penghasil Produk Ekspor

Atalya Puspa | Ekonomi
BI: Indonesia Harus Shifting Jadi Penghasil Produk Ekspor

MI/PIUS ERLANGGA
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara

 

DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengungkapkan untuk menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas, Indonesia harus melakukan shifting, dari kebiasaan masyarakatnya mengkonsumsi hasil impor menjadi penghasil produk ekspor.

"Kalau kita lihat Indonesia harus melakukan shifting. Shifting manufaktur, pariwisata, digital ekonomi. Itu penting," kata Mirza di Gedung Bank Indonesia, Rabu (27/3).

Mirza mengisahkan, Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi di level 7,9% pada 1980-an.

Saat itu, manufaktur menguasai perekonomian Indonesia sebesar 30%. Selain itu, ekspor dan impor Indonesia surplus walaupun CAD masih dalam batas wajar.

"Kemudian memasuki krisis moneter pada 1998. Kita perlu waktu sampai 2004 untuk bisa bangkit," ucap Mirza.

Baca juga: Gubernur BI: Ekonomi 2019 akan Terakselerasi Ketimbang 2018

Mirza melanjutkan, dari 2000 hingga 2010 Indonesia terlena dengan harga komoditas tinggi. Saat itu tiongkok melesat, dan motor ekonomi Indinesia adalah komoditas. Namun, Indonesia lupa untuk membangun manufakturnya sendiri.

Untuk itu, demi mencapai negara berpendapatan tinggi, masyarakatnya harus memiliki skill untuk menciptakan produk yang berkualitas.

"Sekarang manufaktur kita 20%. Kalau kita lihat Malaysia dan Thailand, bagaimana mereka bisa membangun pariwisata dan menjadi sumber devisa serta tenaga kerja. Indonesia sebelum menuju ke teknologi tinggi, harus menjalani proses shifting," tuturnya.

Bank Indonesia sendiri terus berusaha membuat regulasi yang mendukung proses shifting tersebut. Mirza mencontohkan, dari segi digital ekonomi, BI memfasilitasi ecommerce untuk berkembang.

"Harapannya, ecommerce bisa memfasilitasi perusahaan, UMKM, dan eksportir untuk berkembang," tukasnya. (OL-4)

Baca Juga

DOK BRI

BRI Ventura Kumpulkan Pendanaan Startup hingga Rp150 Miliar

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 08:43 WIB
Dana Ventura itu untuk membangun pipeline bagi para ‘sembrani’--istilah-- yang digunakan oleh BRI Ventures untuk menggambarkan...
Antara

Di Forum WEF Erick Jamin Kenyamanan Investasi di Tanah Air

👤Ant 🕔Kamis 26 November 2020, 03:21 WIB
Ia menyebut bahwa Indonesia memiliki UU Cipta Kerja yang memberikan kenyamanan kepada para...
ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp.

Target Distribusi Bansos PT Pos Tercapai

👤 (E-3) 🕔Kamis 26 November 2020, 02:40 WIB
PT Pos Indonesia selaku mitra Kementerian Sosial yang menangani jalur distribusi, memanfaatkan 4.500 cabang kantor pos di seluruh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya