Sandiaga Ingin 'Buyback' Indosat, JK: Pola Pikirnya Terbalik

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Selasa, 26 Mar 2019, 16:16 WIB Politik dan Hukum
Sandiaga Ingin

MI/RAMDANI
Wakil Presiden Jusuf Kalla

JANJI politik Cawapres 02 Sandiaga Uno untuk membeli kembali Perusahaan Indosat dipandang Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai suatu usulan yang tidak praktikal untuk saat ini. Justru menurutnya dibandingkan membeli perusahaan yang memang sudah ada, akan lebih bermanfaat jika membuat usaha yang baru.

"Kita ingin menarik modal asing masuk jadi ya kalau kita buy back itu kan justru kita mengeluarkan investasi yang sudah masuk itu. kan itu justru terbaik dari filosofi yang ada. Dalam keadaan sekarang ini, kalau mau ya kita bikin lagi dari yang baru, dan investasi ditempat lain," tutur Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (26/3).

Ia mencontohkan dengan membuat usaha dan investasi baru maka dampaknya akan dapat menambah lapangan kerja serta meningkatkan pajak. Akan tetapi jika hanya membeli perusahaan yang ada tidak akan ada nilai tambahnya sebab hanya pindah kepemilikan.

Baca juga: BPN Prabowo-Sandi tidak Peduli Survei

Terlebih menurut Jusuf Kalla buy back itu baru dapat dilakukan jika memang si pemilik perusahaan memang berniat untuk menjual. Jika tidak ada keinginan untuk menjual perusahaan tersebut tentu ide tersebut tidak dapat terlaksana.

"Saya dengar itu (perusahaan) Qatar tetap ingin beroperasi (di Indonesia)," jelas Jusuf Kalla.

Lebih lanjut Wapres juga menilai bahwa bisnis telekomunikasi merupakan bisnis padat modal, artinya perlu investasi terus menerus namun dengan keuntungan yang kecil. Hal tersebut dikarenakan banyaknya persaingan dan begitu cepatnya teknologi berkembang. Jika suatu perusahaan tidak investasi, mereka akan kalah saing dengan saingannya karena begitu banyaknya variasi dari teknologi yang ada.

Sebelumnya Cawapres 02, Sandiaga Uno mengumbar janji bakal membeli kembali (buyback) saham Indosat jika terpilih. Menurut Ssndi saham Indosat yang dijual kepada Temasek di era Presiden Megawati Soekarnoputri itu dinilai penting untuk mendorong penyempurnaan Single Identity Number (SIN). (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More