Senin 25 Maret 2019, 21:30 WIB

Dua Fasilitator Desa asal NTT Dikirim Belajar ke India

Palce Amalo | Nusantara
Dua Fasilitator Desa asal NTT Dikirim Belajar ke India

MI/Palce
DUA fasilitator dana desa terbaik asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Charles Mau (kiri) dan Odilia Besin (kanan) bersama Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo dan Ketua Komisi V DPR Fary Francis di Jakarta, Senin (25/3).

 

DUA fasilitator desa asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, akan bertolak ke India pada Mei 2019 untuk belajar tentang perencanaan desa.

Dua fasilitator itu baru saja meraih penghargaan sebagai fasilitator desa terbaik tingkat provinsi yakni Charles Mau dan Odilia Besin.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pada 16 Oktober 2018.

Charles meraih penghargaan dalam kategori fasilitator desa dengan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat desa dalam proses perencanaan, sedangkan Odilia Besin berhasil meraih penghargaan dalam kategori inovasi desa terbaik.


Baca juga: Kampanye di Papua, Prabowo akan Kunjungi Korban Banjir Sentani


Selama ini, Charles Mau melakukan pendampingan Kecamatan Lamaknen Selatan meliputi Desa Lutarato, Debululik, Sisi Fatuberal dan Lo'onuna, sedangkan rekannya Odilia Besin melakukan pendampingan di Kecamatan Tasifeto Timur meliputi Desa Manleten, Defala, Fatuba'a dan Pialai.

"Saya baru bertemu mereka berdua. Dan setelah saya tanya ternyata mereka mendapat penghargaan sebagai fasilitator desa terbaik tingkat Provinsi NTT," kata Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis, Senin (25/3) malam.

Karena itu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi keduanya sebagai fasilitator desa terbaik, Fary kemudian mengajak keduanya ke Jakarta untuk berdialog bersama sejumlah mitra Komisi V DPR yakni Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Ketua DPR Bambang Soesatyo. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More