Partai Besar Gagal Rebut Kursi Mayoritas

Penulis: Channelnewsasia/Tes/I-1 Pada: Minggu, 24 Mar 2019, 22:45 WIB Internasional
Partai Besar Gagal Rebut Kursi Mayoritas

Ye Aung THU / AFP

HASIL exit poll pemilihan umum (pemilu) Thailand, Minggu (24/3), partai oposisi Pheu Thai diprediksi mendapat 163 kursi.

Namun, jumlah kursi partai yang didukung mantan penguasa Thaksin Shinawatra itu masih jauh untuk menjadi mayoritas sehingga tak bisa membentuk pemerintahan sendiri.

Partai yang didukung junta militer, Palang Pracharat, memperoleh 96 kursi.

Exit poll digelar lembaga survei Super Poll dan hasilnya dipublikasikan stasiun televisi Thai PBS tak lama setelah tempat-tempat pemungutan suara (TPS) ditutup pada pukul 17.00 waktu setempat.

Jika hasil ini akurat, Pheu Thai harus merangkul partai lain guna mencapai angka mayoritas sehingga berhak membentuk pemerintahan.

Thailand kembali menyelenggarakan pemilu pertama sejak kudeta militer pada 2014. Puluhan juta pemilih terdaftar akan menyerbu tempat pemungutan suara (TPS) nasional, untuk ambil bagian dalam masa transisi pemerintahan militer ke demokrasi.

Sejak kudeta militer pada Mei 2015, jalan Thailand menuju sistem demokrasi diwarnai ketidakpastian.

Sebuah konstitusi baru yang diperkenalkan pada 2017, mengubah sistem pemilu dengan cara yang dipandang menguntungkan pemerintah militer.

Dalam pemilu sebelumnya pada 2011, Yingluck Shinawatra selaku pemimpin Partai Pheu Thai, meraih suara terbanyak. Dia dinobatkan sebagai PM Thailand sebelum akhirnya digulingkan.

Di bawah sistem pemilu yang baru dengan anggota parlemen paling banyak di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekitar 500 kursi, kemungkinan tidak cukup kuat untuk memenangkan jabatan PM Thailand.

Konstitusi yang dirancang komite dukungan militer, memberikan kekuasaan bagi 250 senator yang mendapat dukungan militer, untuk bergabung dengan 500 anggota parlemen. Langkah itu berkaitan dengan pemilihan PM selama periode awal.

Seorang calon PM harus disetujui lebih dari setengah gabungan 750 anggota. Alhasil, partai politik memerlukan 375 suara dalam pemilihan bersama, baik dari majelis tinggi maupun majelis rendah.

Dengan begitu, kandidatnya dapat memenangkan jabatan PM Thailand dan segera membentuk pemerintahan.

Yingluck dan saudara lelakinya, mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra, berada di pengasingan luar negeri. Akan tetapi, keduanya masih memiliki pengaruh besar terhadap sebagian besar penduduk Thailand.

Total sebanyak 81 partai bertarung dalam pemilu, berikut ribuan kandidat yang berjuang untuk mewakili 350 daerah pemilihan.

Adapun 150 anggota DPR lainnya akan dipilih melalui daftar partai nasional, di bawah sistem perwakilan proporsional. (Channelnewsasia/Tes/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More