Sabtu 23 Maret 2019, 01:10 WIB

Jalur Lain Bisa Pilih SMM PTN-Barat

Fetry Wuryasti | Humaniora
Jalur Lain Bisa Pilih SMM PTN-Barat

ANTARA/Jessica Helena Wuysang

 

SETELAH usai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), calon mahasiswa masih memiliki kesempatan meraih ‘kursi’ perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur lain, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 atau bisa juga melalui jalur mandiri.

Seleksi jalur mandiri ada yang dilakukan secara bersama seperti Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMM PTN)-Barat atau masing-masing PTN. 

SMM PTN-Barat 2019 telah diluncurkan pada Kamis (21/3), di Hotel Century, Senayan, Jakarta. Peluncuran pun dilakukan Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek-Dikti Ismunandar. 

Peluncuran dihadiri Ketua BKS Wilayah Barat Prof Syafsir Akhlus serta 15 rektor dan 15 wakil rektor bidang akademik PTN Wilayah Barat.

Ismunandar mengatakan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi mandiri merupakan upaya untuk menjaring mahasiswa yang belum lulus pada seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Sama seperti SNMPTN maupun SBMPTN, seleksi jalur SMM PTN-Barat 2019 dapat diikuti calon mahasiswa disabilitas dan calon penerima beasiswa Bidikmisi. Kuota maksimal yang disediakan untuk seleksi jalur mandiri ialah 30% dari total mahasiswa baru PTN. 

“Calon mahasiswa dengan disabilitas dan calon mahasiswa Bidikmisi juga mendapatkan keadilan akses untuk ikut mendaftar PTN pada skema SMM PTN Barat 2019,” terang Ismunandar seperti dikutip dari ristekdikti.go.id.

Tingkatkan APK
Ismunandar berharap SMM PTN-Barat dapat menjaring calon mahasiswa berkualitas dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan bagi calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu dan calon mahasiswa dengan disabilitas. 

Menurut dia, target Kemenristek-Dikti untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi Indonesia ke angka 50% dapat segera terwujud.

Ketua SMM PTN-Barat 2019 Samsul Rizal mengatakan SMM PTN-Barat diikuti sebanyak 15 PTN, yaitu Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Andalas (Unand), Universitas Jambi (Unja), Universitas Lampung (Unila), Universitas Bengkulu (Unib), Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Universitas Palangka Raya (UPR), Universitas Malikussaleh (Unimal), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Teuku Umar (UTU), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, dan Universitas Samudra (Unsam).

Disebutkan, untuk mengikuti SMM PTN-Barat melalui pembelian PIN pendaftaran yang segera dibuka, mulai 1 Mei hingga 12 Juli 2019. Sementara itu, jadwal pendaftaran mengikuti seleksi jalur ini dimulai 1 Juni sampai 16 juli 2019. 

Untuk informasi cara mengikuti SMM PTN-Barat dapat dilihat melalui www.smmptnbarat.id dan website masing-masing perguruan tinggi peserta SMM PTN-Barat 2019.

“Tahun 2018 ada 30.576 pendaftar SMM PTN dan yang diterima 12.765 orang, jumlah kuota dari masing-masing perguruan tinggi adalah 30%,” jelas Samsul.

Pada kesempatan yang sama, Tafdil Husni selaku sekretaris sekaligus bendahara pada panitia SMM PTN-Barat 2019 menjelaskan sistem seleksi bersama tersebut sangat menguntungkan calon mahasiswa, baik dari segi materi maupun dari segi waktu. 

Sebelum ada sistem seleksi ini, Seleksi Mandiri PTN-Barat bersifat lokal, setiap PTN mengadakan seleksi mandiri sendiri. 

Hal itu tidak efisien dan tidak menguntungkan calon mahasiswa karena tidak dapat memilih perguruan tinggi lain. 

Melalui ujian SMM PTN-Barat 2019 ini, para peserta calon mahasiswa dapat memilih program studi perguruan tinggi yang diminatinya berada di luar daerah domisili mereka, dan juga bisa memilih perguruan tinggi yang berada di daerah masing-masing.

SMM PTN-Barat 2019 merupakan seleksi calon mahasiswa baru jalur mandiri yang penyelenggaraannya dilakukan secara bersama antar-PTN yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS PTN-Barat). 

Penyelenggaraan seleksinya dilakukan berdasarkan hasil ujian tertulis atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa, yang dilakukan secara bersama di bawah koordinasi panitia SMM PTN-Barat. (S-1) 

Baca Juga

. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Luhut Minta BPJS Percepat Pembayaran Klaim Perawatan Pasien Korona

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 30 September 2020, 09:30 WIB
Dari 1.906 RS penyelenggara pelayanan covid-19 di seluruh Indonesia, hanya 1.356 RS yang sudah mengajukan klaim. Sisanya sebanyak 550 RS...
MI/RAMDANI

PUPR Minta Pengembang Perumahan Perhatikan Kebutuhan Disabilitas

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 30 September 2020, 09:04 WIB
Pemenuhan aksesibilitas untuk publik meliputi kemudahan akses memasuki bangunan gedung, penyediaan alat bantu informasi audio, visual,...
AFP/Daniel Leal-Olivas

Kendala Tracing akibat Stigma kepada Penderita Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 30 September 2020, 08:51 WIB
Masyarakat harus terbuka terkait riwayat perjalanan dan interaksi yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya