Sulsel Masuk Zona Merah Pemilu, Ribuan Aparat Dikerahkan

Penulis: Lina Herlina Pada: Jumat, 22 Mar 2019, 16:14 WIB Politik dan Hukum
Sulsel Masuk Zona Merah Pemilu, Ribuan Aparat Dikerahkan

MI/Lina Herlina

JAJARAN Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, bersama Kodam XIV/Hasanuddin Makassar, bakal mengerahkan ribuan personelnya di 24 kabupaten/kota di Sulsel, untuk mengawal seluruh tahapan Pemilu 2019.

Kapolda Sulsel, Irjen Hamidin mengatakan, ribuan personel gabungan, dikerahkan untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan jelang momentum puncak pesta demokrasi, 17 April 2019 nanti.

"Kita siaga penuh, karena untuk tingkat kerawanan dalam pemilu di Sulsel tidak dilakukan pemetaan, lantaran disinyalir semua wilayah masuk zona merah," kata Hamidin, usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (22/3).

Sebaran ribuan personel tersebut, menggunakan sistem rayonisasi. Mereka disiagakan di titik-titik tertentu yang dianggap potensi atau tingkat kerawanannya cukup menjadi pusat perhatian.

Sayangnya, Hamidin tidak merinci titik-titik yang dimaksud. "Akan saling backup, dengan wilayah terdekat lainnya sebagai langkah mengantisipasi, jika terjadi permasalahan saat pemilu berjalan," kata Hamidin.

Sementara Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Surawahadi menambahkan, pihaknya juga menyiapkan pasukan dua pertiga dari keseluruhan peronel yang disiagakan Polda.

Prajurit yang tergabung dalam personel gabungan ditugaskan untuk membantu mengamankan jika terjadi kondisi yang mengganggu demokrasi.

"Pasukan membantu pengamanan dengan mekanisme semua jajaran Kodim di masing-masing daerah tingkat kabupaten/kota membackup ke masing-masing Polres daerah tingkat yang sama," ungkap Surawahadi.

Bagi anggota TNI-Polri yang bertindak tidak netral dalam pemilu menurut kedua petinggi di Sulsel itu, pihaknya telah menyiapkan sanksi. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More