Jumat 22 Maret 2019, 14:34 WIB

Kasus Meme Tirto.id Selesai di Dewan Pers

M. Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum
Kasus Meme Tirto.id Selesai di Dewan Pers

Dok. MI

 

DIREKTUR Advokasi Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Irfan Pulungan menyatakan permasalahan dengan Tirto.id selesai dan berhenti sampai di Dewan Pers.

"Tadi dijawab oleh Dewan Pers ini merupakan bagian dari sebuah produk jurnalisme, artinya kami menginginkan ini diselesaikan oleh Dewan Pers supaya mereka (tirto.id) mendapatkan sanksi yang tegas oleh Dewan Pers," jelas Irfan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (22/3).

Baca juga: Pandangan Effendi Simbolon Selama 15 Tahun Jadi Wakil Rakyat

TKN, lanjut Irfan, juga mengapresiasi langkah yang diambil pihak Tirto.id untuk melakukan permintaan maaf. Namun, lanjut Irfan, TKN mengharapkan hal serupa tidak lagi terjadi.

"Kami merasa gembira Tirto.id sudah mengakui kesalahannya secara terbuka, mereka sudah minta maaf dan itu disaksikan oleh teman-teman media. Kami berharap ini yang terakhir terjadi dalam jurnalisme kita, untuk tidak memberitakan sebuah berita fitnah, hoaks, dan sebuah mengandung ujaran kebencian kepada kami, paslon 01 pak Jokowi dan pak kiai Ma'ruf Amin," lanjut Irfan.

Sementara, Pemimpin Redaksi Tirto.id, Sapto Anggoro, mengungkapkan pihaknya sudah lebih dulu membuat pernyataan maaf dan segera merevisi produk meme tersebut sebelum diminta oleh pihak TKN.

"Kami lakukan jauh dari sebelum ada teguran, ada tuntutan dari teman-teman TKN dan manapun, dimana kita tampilkan ada kesalahan yang dimaksud langsung kita take down dan kita ganti dengan revisi," kata Sapto.

Sapto menyatakan, permohonan maaf tersebut dilakukan secara terbuka atas nama Tirto.id kepada pihak yang merasa dirugikan.

"Saya selaku pimpinan redaksi meminta maaf secara terbuka, karena produk itu dihasilkan melalui ruang redaksi, sehingga secara jurnalistik, saya mempertangungjawabkan itu dan mengakui kesalahan dan minta maaf," ujar Sapto.

Wakil Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers, Hendry Chairudin Bangun, menyatakan pihak TKN dan Tirto.id sepakat menyelesaikan masalah ini di Dewan Pers.

Ia juga mengimbau kepada pers untuk berhati-hati dalam menghasilkan produk jurnalistik. Hal itu guna menghindari masalah serupa kembali terjadi. Hendry meminta kepada insan pers di Indonesia untuk ikut serta menciptakan pemilu yang baik dan bermartabat.

Baca juga: PDIP: Kampanye Terbuka Harus yang Mendidik

"Pers sebagai pengusung demokrasi seharusnya juga mampu menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas, yang tidak menimbulkan initasi bagi pihak manapun. Saya kira ini harus menjadi pegangan bagi semua praktisi jurnalistik di Indonesia," tandasnya.

Adapun, TKN telah melaporkan Tirto.id terkait meme cawapres Ma'ruf Amin pascadebat cawapres ke Dewan Pers.  Menurut TKN, Tirto.id telah memproduksi meme yang dinilai mengandung hoaks dan fitnah terhadap cawapres Ma'ruf Amin. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More