Bank KEB Hana Resmi Jadi Bank Kustodian

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 22 Mar 2019, 14:19 WIB Ekonomi
Bank KEB Hana Resmi Jadi Bank Kustodian

DOK BANK KEB HANA

PT Bank KEB Hana Indonesia resmi memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi kustodian atau lembaga pengelola aset keuangan

Peresmian layanan kustodian didasari Surat Persetujuan OJK Pengawas Perbankan No.S-31/PB.312/2019 tertanggal 20 Februari 2019 perihal Permohonan Persetujuan Penerbitan Aktivitas Layanan Jasa Kustodian dan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-7/PM.2/2019 tertanggal 6 Maret 2019 tentang Persetujuan Bank Umum sebagai Kustodian Atas Nama PT Bank KEB Hana Indonesia.

Baca juga: Indobuildtech Usung Architecture 4.0

Layanan Kustodian merupakan upaya perusahaan untuk terus mengembangkan bisnis. Sebelumnya, KEB Hana Indonesia telah memiliki peran sebagai agen penjual reksadana dan obligasi pemerintah serta penerbit surat berharga seperti Negotiable Certificate of Deposit (NCD), Obligasi Subordinasi, dan Medium Term Note (MTN).

Dengan persetujuan sebagai kustodian, bank umum yang 89% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh KEB Hana Bank Korea itu menyatakan siap untuk menyediakan layanan Pembukaan Rekening Kustodian, Penyimpanan Efek, Penyelesaian Transaksi, Corporate Action, Fund Administration serta Pelaporan.

“Upaya kami dalam mendapatkan persetujuan sebagai bank kustodian adalah satu bukti bahwa kami serius untuk meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Kami melihat masih banyak peluang di industri pasar modal sehingga diharapkan layanan kustodian bisa memberikan nilai tambah bagi perkembangan bisnis Bank KEB Hana,” ujar Direktur Keuangan Bank KEB Hana Park Jong Jin melalui keterangan resmi, Jumat (22/3).

Sebagai bank kustodian pendatang baru, KEB Hana akan fokus menawarkan dan memberikan layanan kepada investor institusi di pasar domestik dan dari Korea Selatan.

Dalam Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 Pasal 1 angka 8 yang dimaksud kustodian itu adalah pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.

Baca juga: Pindad Sempurnakan Kendaraan Tempur B20

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank KEB Hana Bayu Wisnu Wardhana mengungkapkan dalam menjalankan pelayanan kustodian, perusahaan telah didukung oleh sumber daya manusia yang berpengalaman. Sistem yang digunakan untuk menjalankan operasional juga telah digunakan oleh beberapa bank kustodian terkemuka di pasar modal Indonesia.

“Tim Kustodian kami sangat memahami penerapan peraturan dan ketentuan. Di samping itu, sistem teknologi informasi yang digunakan juga mampu melakukan tindakan pencegahan dan mitigasi risiko. karena kedua hal tersebut akan menjadi faktor penting dalam memberikan rasa aman dan kepercayaan nasabah agar aset mereka dapat teradministrasi dan tersimpan dengan baik di Bank KEB Hana Indonesia,” jelas Bayu. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More