Pilot Ketiga di Lion Air Bentuk Solidaritas

Penulis: Atikah Ishmah Winahyu Pada: Kamis, 21 Mar 2019, 22:45 WIB Ekonomi
Pilot Ketiga di Lion Air Bentuk Solidaritas

ROMMY PUJIANTO

KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membenarkan adanya pilot lain yang berada di kokpit Lion Air PK-LQP rute Denpasar-Jakarta dengan nomor penerbangan JT 043, sehari sebelum pesawat jatuh dalam penerbangan menuju Pangkalpinang. Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, adanya sesama pilot yang menumpang di dalam kokpit adalah hal biasa.

Dia menilai, bantuan dari pilot ketiga tersebut merupakan bentuk solidaritas antarsesama rekan seprofesi. Apalagi jika pilot tersebut lebih senior atau lebih berpengalaman sehingga tidak menutup kemungkinan para pilot saling berbagi tips.

"Pilot ketiga yang duduk di jump seat bisa saja pilot senior yang jauh lebih berpengalaman," kata Alvin Lie kepada Media Indonesia, Kamis (21/3).

Alvin Lie membeberkan, pada umumnya pilot lulusan 1980-an sudah terbiasa menerbangkan pesawat secara manual sehingga tidak terlalu bergantung pada autopilot. Terkait izin menerbangkan pesawat Max 8, hanya pilot-pilot tertentu saja yang bisa mendapat izin tersebut.

"Semua pilot yang punya tipe rating Boeing 737-800/900, bisa ikut pelatihan singkat dengan durasi hanya beberapa jam untuk konversi ke Max," ujarnya.

Baca juga : KNKT: Benar Ada Pilot Lain di Kokpit Lion Air PK-LQP

Saat ditanya terkait pelatihan untuk menerbangkan Max, pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengungkapkan ada dokumen berisi briefing dengan durasi sekitar satu jam yang wajib disimak oleh pilot.

"Ada pelatihan tambahan tapi tidak banyak untuk bisa naik ke Max. Dari Boeing sendiri training-nya cuma butuh lihat dokumen atau video satu jam," beber Gerry.

Pihak maskapai memiliki kebebasan untuk memberikan pelatihan tambahan atau tidak.

Di sisi lain, mantan pilot Chappy Hakim mengatakan, tidak menutup kemungkinan pilot yang sedang bertugas dalam penerbangan Denpasar-Jakarta tersebut kurang menguasai pesawat Max 8 sehingga menerima bantuan dari rekan yang sedang tidak bertugas. Namun dia tidak mau berkomentar lebih jauh sebelum ada hasil investigasi dari KNKT.

"Harus tunggu hasil investigasi dari KNKT," tutup Chappy. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More