Kamis 21 Maret 2019, 20:44 WIB

Mulai Tahun ini, Haji Dikenakan Visa Progresif Rp7,5 Juta

Sri Utami | Humaniora
Mulai Tahun ini, Haji  Dikenakan Visa Progresif Rp7,5 Juta

widjajadi

 

KEPALA Sub Direktorat Dokumen Haji Keementerian Agama Nasrullah Jassam menerangan tahun ini diberlakukan ketentuan baru bagi jemaah haji yakni pemberlakuan biaya tambahan atau visa progresif senilai sekitar Rp7,5 juta atau 2000 real.

Aturan yang diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi ini diberlakukan bagi jamaah yang sudah pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya.

"Ini diberlakukan bagi jamaah yang pernah berhaji sebelumnya dan dikenakan biaya visa progresive sebesar 2000 real sesuai data yang dikeluarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat)," jelasnya saat dihubungi, Kamis (21/3).

Baca juga: Kemenag Lobi Perluasan Layanan Jalur Cepat Haji

Lebih lanjut dikatakan hingga kini jumlah jamaah yang telah melunasi biaya haji berjumlah 55.479 jamaah. Dari jumlah tersebut 395 jamaah dikenakan biaya tambahan yang sudah ditetapkan.

"Dan jumlah ini masih bertambah hari ini. Dan pembayaran bersamaan dengan pelunasan ke rekening BPKH sedangkan biaya BPIH-nya tetap," imbuhnya.

Dia menambahkan biaya tambahan yang disebut visa progresif tersebut merupakan ketetapan dari pemerintah Arab Saudi yang sebelumnya diberlakukan untuk jamaah yang telah berhaji dalam kurun waktu enam tahun atau berhaji sejak tahun 2013. Namun kebijakan ini dirubah menjadi berhaji sejak 2014.

"Untuk jamaah yang telah berhaji sejak 2014 maka dikenakan biaya ini tapi yang baru pertama kali haji atau umroh biaya visanya gratis," tandasnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara/Ahmad Subaidi

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dalam Tiga Hari Mendatang

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:31 WIB
BMKG mengungkapkan kondisi itu disebabkan intrusi udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU), yang melintasi wilayah Samudra Pasifik Utara...
Ilustrasi

Pakar Ingatkan Adanya Ancaman Gelombang Kedua Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:24 WIB
"Masyarakat takut, tapi meraka sekarang merasa lebih leluasa pergi ke sana kemari. Kita tahu gelombang kedua bisa terjadi karena...
Ilustrasi

Penuhi Hak Imunisasi Anak Lewat Telemedicine

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 02 Juni 2020, 17:59 WIB
“Kita tidak boleh menghentikan sama sekali layanan imunisasi karena layanan imunisasi hakikatnya adalah hak asasi anak-anak kita...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya