Kamis 21 Maret 2019, 20:45 WIB

Jokowi Unggul Kepribadian dan Kemampuan, Prabowo Tegas dan Wibawa

Jokowi Unggul Kepribadian dan Kemampuan, Prabowo Tegas dan Wibawa

MI/Susanto

 

SURVEI Indo Barometer menemukan aspek kepribadian dan kemampuan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo lebih unggul daripada capres 02 Prabowo Subianto.   

Jokowi unggul di aspek perhatian dan dekat dengan rakyat 85,9%, berpengalaman 84,6%, pintar atau intelektual 84,5%, islami atau taat beragama 80,6%, mampu memimpin 78%, dan bersih dari korupsi 66,4%.   

"Prabowo unggul di dua aspek, yaitu orangnya tegas 85% dan berwibawa sebagai pemimpin 79,9%," kata peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli dalam pemaparannya di Jakarta, Kamis (21/3).

Dalam penilaian aspek kemampuan kedua capres, menurut dia, posisi Jokowi unggul dalam semua aspek, seperti mampu mengatasi masalah keamanan 79,3%, mampu mengatasi masalah sosial 78,2%, mampu mengatasi masalah hukum 69,4%, dan mampu mengatasi masalah ekonomi secara umum 56,6%.


Baca juga: TKN Terus Garap 'Undecided Voters'


Selain itu, untuk aspek kepribadian calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin (01) unggul dalam aspek islami atau taat beragama 88,2% dan bersih dari korupsi 59,4%.    

"Sandiaga Uno unggul dalam aspek pintar atau intelektual 84,6%, berwibawa sebagai pemimpin 68,4%, perhatian dan dekat dengan rakyat 62,2%, mampu memimpin 62,5%, berpengalaman 60,8%, dan tegas 55,3%," ujarnya.  

Dinilai dari kemampuan antar cawapres, Sandiaga (02) unggul dalam semua aspek, yaitu mampu mengatasi masalah sosial 57,8%, mampu mengatasi masalah ekonomi secara umum 55,2%, mampu mengatasi masalah hukum 47,5%, dan mampu mengatasi masalah keamanan 46,6%.    
Survei Indo Barometer tersebut dilakukan sejak 6 sampai 12 Februari 2019 dengan melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,83%. Tingkat kepercayaan 95% dan penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More