Kamis 21 Maret 2019, 04:00 WIB

Ria Ricis Menemukan Jati Diri di Youtube

Rizky Noor Alam | Indonesia 2018
Ria Ricis Menemukan Jati Diri di Youtube

Mengaku awalnya merupakan anak yang tidak memiliki cita-cita, Ria Ricis kini merasa telah menemukan jati diri dengan menjadi Youtuber.

MENYEBUT dunia Youtube Indonesia, maka tidak mungkin melewatkan nama Ria Ricis. Pemilik kanal Ricis Official itu merupakan salah satu Youtuber dengan subscriber tertinggi di Tanah Air.

Pertengahan Februari akun itu telah meraih 10 juta subscribers dan mendapat penghargaan Diamond Play Button dari Youtube, secara resmi pada 20 Februari 2019. Terus meroket, selang tiga pekan kemudian, akun itu sudah meraih 11 juta subscribers.

Angka itu bukan hanya sejarah di Indonesia, melainkan juga di Asia Tenggara. Ricis, panggilan akrabnya, menjadi Youtuber perempuan pertama yang meraih angka itu se-Asia Tenggara.

Kesuksesan Ricis yang telah dicetak beberapa tahun ini di Youtube pun bukan hanya popularitas, melainkan juga penghasilan perempuan yang sering membuat konten seputar mainan squishy itu yang mengalir deras.

Merambah Youtube sejak tiga tahun lalu, Ricis telah memiliki rumah berkolam renang di Kebagusan, Jakarta, sebuah mobil Mini Cooper, dan sebuah Toyota Alphard. Profesinya lantas jadi panutan baru generasi Z dan alpha.

Berbincang dengan Media Indonesia, Rabu (20/2), perempuan berusia 23 tahun itu mengaku profesi sebagai Youtuber maupun selebgram (selebritas Instagram) bukanlah direncanakan.

Perempuan bernama asli Ria Yunita itu juga mengaku sebagai anak yang tidak memiliki cita-cita.

"Kalau dulu orang lain cita-citanya ingin jadi dokter, pilot, aku gak tahu ingin jadi apa dan memang aku tipe orang yang kalau di sekolah gak terlalu suka belajar di meja, lebih suka belajar di luar," katanya.

Masuk dalam golongan generasi Z (lahir 1990-an hingga pertengahan 2000-an), Ricis tumbuh di era medsos. Kegemaran bermedsos inilah yang lantas ia garap serius. Bukan sekadar untuk berbagi keseharian, konten medsos itu pun sudah bernuansa hiburan bagi publik.

Ini seperti terlihat di akun Instagram @riaricis1795 yang ia buat pada 2012. Akun itu pula yang pertama menjadi jalan popularitas bagi adik dari aktris dan pendakwah Oki Setiana Dewi ini.

"Dulu sekitar 2012-2013 saya buat video-video parodi, dubsmash segala macam, buat meme, lalu orang-orang banyak yang suka kemudian di-repost," jelas Ricis.

Pembawaannya yang centil, kocak, dan penuh percaya diri memang membuat video-video itu cepat menrarik perhatian. Sosoknya sebagai perempuan berhijab yang tidak malu-malu berekspresi juga membuat Ricis makin berbeda dengan selebritas muslimat lainnya pada era itu.

Lebih jauh, ia pun menampilkan contoh jika popularitas dan sukses dunia hiburan bisa diraih tanpa harus memamerkan lekuk tubuh. Dari sisi inilah, Ricis juga tampil sebagai idola baru para muslimat remaja.

Rasa percaya diri yang tinggi itu pula bisa terlihat dari nama panggilan 'Ricis' yang ia ciptakan sendiri. "Artinya Ria cantik dan manis," tukasnya.

Dengan pengikut yang cepat menanjak di Instagram, Ricis mulai terkenal dan mendapat produk-produk endorsement. Sejak itulah jalan profesi lewat dunia digital terbentang baginya. "Banyak (dapat) endorse dan kemudian kita kembangkan lagi (kontennya)," tambah Ricis.

Mantap di Instagram, Ricis melebarkan sayap ke Youtube sejak pertengahan 2015. Meski begitu, ia mengaku awalnya kurang percaya diri untuk tampil dalam format video yang lebih panjang itu. Akibatnya, selama 6 bulan pertama konten videonya lebih banyak berisi penampilan teman-temannya, sedangkan Ricis hanya muncul sebagai pelengkap.

Selepas 6 bulan tersebut, perempuan yang memiliki tim produksi bernama The Ricis itu mengaku sudah lebih nyaman menjadi Youtuber. "Awalnya aku pesimistis dan gak bercita-cita jadi Youtuber atau buat vlog segala macam, cuma ingin coba terus tiba-tiba dikasih kepercayaan sama Tuhan bahwa tempatku di sini," imbuhnya.

Kini Ricis malah merasa menemukan jati diri dengan menjadi Youtuber.

"Malah menjadi lebih bebas. Sekarang Youtube sudah jadi jati diri saya," ujar Ricis yang sudah membuat video bersama Presiden Jokowi akhir tahun lalu.

Kiat sukses

Sejurus dengan di Instagram, pengikut di akun Youtube-nya menanjak cepat. Soal ini, Ricis berbagi kiat tentang menggiring pengikut di Instagram untuk menjadi subscriber-nya di Youtube.

Tidak hanya itu, Ricis juga berupaya mengunggah video sesering mungkin. Dari yang semula hanya satu sampai dua video per bulan, kini bisa menjadi tiga kali seminggu, bahkan dua kali per hari.

"Karena buatku kalau kita makin sering upload, maka orang akan lebih notice dan lebih ingat. Jadi, dengan semakin sering upload, orang akan semakin banyak subscribe," katanya.

Untuk masalah pendapatan, meski kerap terbuka soal isi rumah dan mobil di acara selebritas di televisi, Ricis tetap enggan menyebut angka ataupun mengonfirmasi pemberitaan soal pendapatan hingga Rp400 juta per bulan. Seperti saat berbicara soal popularitas, Ricis yang kerap mengenakan gamis itu mencoba bijak.

"Buat aku yang penting cukup dan bermanfaat karena itu cuma titipan saja. Bahkan, ketika Adsense (program kerja sama iklan) turun pun aku bagikan persen buat sedekah segala macam. Untuk apa aku senang sendiri, tapi lingkunganku masih ada yang kesusahan. Aku senang ketika orang bahagia," kata Ricis yang mengaku juga tetap berinvestasi. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More