Komunitas Pesepeda Kampanyekan Pilpres Damai dan Anti-Golput

Penulis: Micom Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 18:05 WIB Megapolitan
Komunitas Pesepeda Kampanyekan Pilpres Damai dan Anti-Golput

ist

KOMUNITAS pesepeda Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi bekerja sama dengan Masyarakat Cinta Masjid (MCM) akan mengadakan kegiatan  gowes atau bersepeda bersama di Kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (23/3) mendatang.

Ketua Pelaksana Pesepeda Bersatu, Charlie Tendean, menuturkan, acara tersebut akan berlangsung pada Sabtu sekitar pukul 06.00 WIB di Kawasan SCBD.

Para pesepeda se-Jadetabek itu nantinya akan gowes mengikuti rute dari arah Tendean, menuju Kuningan, lalu ke Gatot Subroto dan kembali ke Kawasan SCBD. Mereka akan menempuh jarak sekitar 9 kilometer.

"Jadi kita 23 Maret 2019 bekerja sama dengan MCM akan mengadakan kegiatan bersepeda bersama yang menempuh jarak 9 km dari Kawasan SCBD dan kembali ke SCBD," ujar Charlie saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/3). 

Dia menambahkan, hingga saat ini peserta yang sudah mendaftar baik secara online maupun offline sudah mencapai 3.000 peserta. 

Namun, animo masyarakat yang akan berpartisipasi amat mungkin meningkat, apalagi kegiatan itu sudah diviralkan melalu media sosial, termasuk yang berbayar. 

"Saya berharap jumlah peserta bisa mencapai 5 ribu hingga 6 ribu yang akan hadir," ujarnya.

Charlie menambahkan, kegiatan yang akan disemarakkan dengan acara hiburan dan bagi-bagi hadiah itu akan dihadiri sejumlah tokoh, seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin Erick Thohir, serta juru bicara milenial TKN, Muhammad Pradana Indraputra. 

Adapun tujuan dari kegiatan gowes bareng itu untuk menyampaikan pesan Pemilihan Umum Presiden yang aman dan damai serta tidak golput.

"Jadi dengan teman-teman bersepeda ini, memiliki rasa prihatin dengan situasi politik yang saat ini semakin panas.

Kita ingin menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa Pilpres harus damai, dan yang paling penting kita menganjurkan kepada para calon pemilih untuk menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan yakni 17 April mendatang," ujar Charlie.

 

Baca juga: DPRD Minta Penataan Kawasan Stasiun MRT


Ia juga optimistis bahwa tingkat golput pada Pemilu 2019 bakal turun menjadi 20% dari jumlah 24,89% pada Pemilu 2014 lalu. 

"Saya optimistis pada 2019 tingkat pemilih golput bisa turun mencapai 20% dari jumlah 24,89% di 2014 lalu. 

Ini merupakan angka yang realistis menurut saya," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Penyelenggara, Suprianto, menuturkan, secara detail acara tersebut untuk memberikan pengarahan kepada para peserta bagaimana melakukan Pilpres yang aman dan damai sertatidak golput. 

"Karena sangat disayangkan kalau kita sampai golput. 

Ini merupakan momentum baik, karena Pemilu 2019 ini menjadi pemilu yang paling unik tidak hanya untuk negara kita sendiri, tetapi untuk negara lain karena seluruh dunia saat ini sedang melihat kita. 

Oleh karena itu, kita mengimbau kepada milenial dan first voter yang menjadi pemilih-pemilih masa depan bangsa, masa depan negara ini ada di tangan mereka maka dari itu jangan sampai golput. 

Langkah kita lima tahun ke depan ditentukan oleh milenial, kalau mereka tidak terlibat dalam pilpres kali ini, itu sangat disayangkan," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Basuki Karya, Wakil Sekretaris Jenderal MCM, menuturkan, keterlibatan MCM dalam acara ini untuk mengumpulkan komunitas-komunitas sepeda. 

"Komunitas sepeda di Jabodetabek itu ada sekitar 100 dan kemungkinan anggotanya ada sekitar 3 juta orang. 

Makanya kami mengadakan acara ini agar para pesertanya ada yang milenial, dan first voters untuk memberikan imbauan kepada mereka agar tidak golput," tandasnya. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More