Enam Polisi Tewas dalam Serangan di Pakistan

Penulis: Tesa Oktiana Surbakti Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 20:40 WIB Internasional
Enam Polisi Tewas dalam Serangan di Pakistan

AFP

SETIDAKNYA enam petugas kepolisian Pakistan tewas dalam serangan di pos pemeriksaan barat daya Balochistan. Serangan baru di wilayah bergejolak itu diklaim gerakan Taliban.

Serangan terjadi di daerah pegunungan Sanjawi, distrik Ziarat, sekitar 80 kilometer (km) timur ibu kota Provinsi Quetta. "Serangan itu sangat mengejutkan. Para penyerang datang dengan membawa sepeda motor. Sebanyak enam petugas tewas di tempat," ujar pejabat senior pemerintah Ziarat, Qadir Bakhsh.

Bakhsh mengatakan para penyerang dilengkapi senjata otomatis dan langsung kabur pasca serangan Rabu pagi. Pihak kepolisian setempat telah meluncurkan operasi pencarian pelaku. Tak lama kemudian, gerakan Taliban di Pakistan bertanggung jawab terhadap serangan tersebut, melalui pernyataan surat elektronik yang dikirim ke media.

Pejabat senior pemerintah, Faisal Agha, membenarkan peristiwa serangan dan jumlah korban. Insiden itu terjadi setelah serangan bom pada Minggu (17/3) lalu, yang menewaskan empat orang di provinsi kaya sumber energi mineral.


Baca juga: Ayah dan Anak Korban Christchurch Dimakamkan


Balochistan, wilayah yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iranda, telah dikepung pemberontakan etnis, islamis dan politik selama beebrapa dekade terakhir. Daerah konflik itu mengalami tingkat kemiskinan terparah. Penduduknya sudah lama mengeluhkan ketidakadilan dari operasi pertambangan di wilayah tersebut.

Tiongkok, salah satu sekutu terdekat Pakistan, menginvestasikan miliaran dolar ke negara Asia Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Langkah itu bagian dari Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC), sebuah proyek infrastruktur berskala raksasa yang menghubungkan provinsi Xinjiang dengan Laut Arab. Sejumlah proyek ekonomi CPEC terbilang sensitif di beberapa wilayah, termasuk Balochistan.

Kelompok gerilyawan kerap menyerang lokasi konstruksi, meledakkan jaringan pipa gas dan transportasi kereta api, hingga menargetkan pekerja Tiongkok. Militar Pakistan terus menggencarkan operasi melawan pemberontakan sejak 2004 lalu. Tindakan itu menuai protes dari sejumlah kelompok HAM internasional. (AFP/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More