Rabu 20 Maret 2019, 18:59 WIB

Akhiri Masa Vakum, LA Indie Movie Hadir Kembali

Galih A Saputra | Weekend
Akhiri Masa Vakum, LA Indie Movie Hadir Kembali

Ist

Selepas vakum dua tahun, pekan lalu, LA Indie Movie kembali hadir untuk mewadahi kreativitas sineas muda Indonesia. Lewat serangkaian program yang dikemas melalui festival film MovieLAnd, sineas tidak hanya ditantang untuk menghadapi era digital dunia perfilman,  tapi juga diberi pembekalan oleh para mentor, pun kesempatan untuk menuangkan ide dan gagasan. Acara yang berlangsung di Joglo Kemang, Pasar Minggu, Jakarta itu, secara keseluruhan menjadi bagian dari tema Your Movie Goes Digital.

MovieLAnd diselenggarakan pada Sabtu (16/3), dan diisi dengan serangkaian program seperti lokakarya film serial, diskusi bareng pekerja film, bahkan ada sesi bincang dengan kreator konten, serta aktor profesional. Pada kesempatan ini, mereka yang diundang untuk berbagi ilmu dan pengalaman, misalnya, sutradara Garin Nugroho, produser Ismail Basbeth, sinematografer Fahmi J Saad, serta editor film Kelvin Nugroho.

Tidak ketinggalan pula, menjelang puncak acara ada kreator konten Agung Hapsah serta aktorArifin Putra yang turut berpartisipasi untuk membagikan pengetahuannya untuk para sineas muda.

Direktur Festival MovieLAnd Rina Damayanti mengatakan, kegiatan itu diadakan untuk merespons situasi dunia perfilman yang saat ini semakin terintegrasi dengan dunia digital. "Karena teknologi digital yang terus berkembang, membuka peluang dan tantangan baru kreativitas ide dan karya tanpa mengenal batas," katanya.

Selanjutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi jalan pembuka bagi sineas muda untuk selalu mengasah dan terus aktif berkarya. Karena hal tersebut dirasa sejalan dengan fokus LA Indie Movie yang selalu ingin memperkenalkan proses produksi film. Mulai dari pengembangan cerita, hingga segala hal yang menjadi bagian dari profesi yang terlibat di dalamnya. (M-2)

BACA JUGA: Ladies in Black Awali FSAI 2019

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More