Amankan Pemilu 2019, 593.812 Personil Keamanan Diterjunkan

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 13:13 WIB Politik dan Hukum
Amankan Pemilu 2019, 593.812 Personil Keamanan Diterjunkan

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

APARAT keamanan siap diturunkan demi menjaga kelancaran pemilu. Menjelang rapat akbar pada (24/3) mendatang, saat pencoblosan hingga pasca pemilu diterjunkan 593.812 personil aparat keamanan yang terdiri dari kepolisian dan Anggota TNI. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

"Hasil pengecekan terakhir, aparat keamanan sudah siap mengamankan pemilu. Dari angka yang kita peroleh, personil yang dikerahkan ada kepolisian, aparat TNI itu sebanyak 593.812 ribu personel, besar sekali. Hampir sebagian personil kita kerahkan, betul-betul tanggung jawab kita untuk mengamankan pemilu agar aman, agar sukses," jelasnya usai 'Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Tahapan Masa Rapat Umum/Kampanye serta Tahapan Penghitungan Suara' di Ruang Nakula Gedung A Kemenko Polhukam, Jln. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Wiranto mengaku pihaknya telah menginstruksikan kepada kapolda semua daerah untuk mengenali dan menangani ancaman yang dapat mengganggu jalannya pemilu.

"Memang masih ada ancaman gangguan dan hambatan (dalam pemilu). Ini ditransformasikan dalam indeks kerawanan pemilu, oleh pihak kepolisian dan Bawaslu. Kami sudah memerintahkan dan menginstruksikan setiap daerah segera mengenali menemukan dan mengatasi segala ancaman gangguan indeks kerawanan pemilu agar pemilu tidak ada masalah," ucapnya.

Selain bersama aparat keamanan, Kemenkopolhukam berama dengan KPU, Bawaslu, BSSN, Kominfo dan pihak terkait berkolarborasi menjaga keamanan pemilu.

"Kami berusaha semaksimal mungkin agar pemilu ini aman. Jaminan kemanan sebenarnya ada di seluruh rakyat Indonesia, karena ini adalah misi dari kebangsaan. Juga pemangku kepentingan urusan pemilu dan seluruh elemen masyarakat, apakah partai politik apa para kontestanya, tokoh agama, tokoh masyarakat itu semua punya andil untuk menyukseskan pemilu," tandasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More