MUI Serahkan 241 Sertifikat Halal

Penulis: Haryanto Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 00:15 WIB Humaniora
MUI Serahkan 241 Sertifikat Halal

MI/Haryanto

SEBANYAK 241 produk Sido Muncul dinyatakan resmi mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penerbitan sertifikat tersebut diharapkan mampu kepercayaan konsumen serta menjadikan produk mampu bersaing hingga pasar internasional.

Hal tersebut dikatakan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI Lukmanul Hakim disela penyerahan sertifikat, di Pabrik Sido Muncul Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (19/3) petang.

Menurutnya, penerbitan sertifikat MUI bagi produk Sido Muncul sudah melalui berbagai tahapan. Sebagai produk kearifan lokal, sudah selayaknya mendapatkan sertifikat halal.

"Produk Sido Muncul merupakan kearifan lokal yang harus didukung untuk lebih kompetitif, khususnya di dunia internasional. Dengan begitu harus punya perlindungan secara formal, seperti halnya sertifikat halal dari MUI ini," ungkapnya.

Selain meyakinkan konsumen, lanjutnya, pengakuan halal ini akan memberi kepuasan bagi konsumen serta memiliki keunggulan bersaing. Tak salah jika MUI hadir memberi dukungan secara penuh bagi produk-produk lokal Indonesia.

"Saya juga sangat terkejut melibat obat tradisional seperti Sido Muncul ini yang dikelola secara modern. Mulai dari proses ekstraksi, uji laborat hingga produksi dan pengemasannya. Ini sudah layak masuk pasar internasional," ujarnya.

Dijelaskan, Sido Muncul merupakan salah satu perusahaan yang produknya sudah digarap dengan teknologi modern. Kekayaan lokal ini pun harus dipertahankan dan diinternasionalkan.

"Terlebih dengan adanya undang-undang yang mengatur mengenai produk halal dan adanya aturan mandatory halal, di mana semua produk yang masuk Indonesia harus bersertifikat halal. Melihat hal tersebut, Sido Muncul sudah sangat siap," jelasnya.

Sedangkan Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat mengatakan, proses pengajuan sertifikat halal memang tidak mudah, bahkan memakan waktu hingga 8 bulan. Pasalnya, selain pemberkasan, seluruh produk juga dilakukan audit mulai dari proses hulu hingga hilirnya. "Ada training SDM dan ujiannya juga," ungkapnya.

Dengan sertifikasi halal, Irwan berharap produknya makin dipercaya konsumen dan makin bisa bersaing. Pada produk-produknya yang telah tersertifikasi, akan segera diberikan logo halal dan QR Code di setiap kemasannya. (O-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More