Selasa 19 Maret 2019, 22:08 WIB

Sebut Palapa Ring Program SBY, TKN :, Jangan Hanya Bisa Nyinyir

Sebut Palapa Ring Program SBY, TKN :, Jangan Hanya Bisa Nyinyir

Ist

 

PERNYATAAN nyinyir kembali dilontarkan kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kali ini Juru biacar BPN Suhud Aliyudin mengatakan istilah tol langit yang mengacu pada Palapa Ring merupakan program yang dijalankan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menanggapi nyinyiran itu, jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Muhammad Misbakhun mengatakan hal itu membuktikan kubu paslon 02 tidak memiliki program yang lebih baik dari Jokowi-Ma'ruf.

"Harusnya kan mereka itu menawarkan program apa yang lebih baik dari program 01. Tapi karena tidak punya program yang bagus akhirnya hanya bisa nyinyir," kata Misbakhun di Jakarta, Selasa (19/3).

Pihaknya melihat kritik-kritik BPN merupakan sebuah bentuk kecemburuan atas konsep dan penerapan yang jelas dari paslon 01 untuk memajukan dunia usaha dengan menawarkan pendekatan yang progresif dengan digitalisasi dunia usaha di Indonesia.

Baca juga : BPN Prabowo-Sandi Nilai Oke Oce Layak Dibawa ke Tingkat Nasional

Politisi Golkar itu melihat bahwa paslon 02 Prabowo-Sandi cenderung memainkan pendekatan konservatif kepada masyarakat dimana tidak begitu relevan dengan kehidupan masyarakat hari ini.

Seperti program Oke Oce yang merupakan program pemberdayaan UMKM yang belum terlalu kelihatan hasilnya. Bahkan sejumlah kalangan menyebut  program itu sebagai program gagal. Sebab dari puluhan ribu yang mendaftar baru 150 orang yang bisa mendapat pembiayaan perbankan.

Usulan kubu paslon 01 Jokowi-Ma'ruf lebih konkrit bagi pengembangan UMKM di tengah kemajuan teknologi informasi.

"Digitalisasi UMKM, pemerataan sinyal internet ke seluruh Indonesia merupakan tugas pemerintah dalam membentuk  keadilan sosial bagi masyarakat untuk dapat mengakses dunia digital demi meningkatkan hasil usahanya hingga ke sektor ekspor," tandasnya. (RO/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More