Selasa 19 Maret 2019, 19:45 WIB

Pedagang Pasar Lembang Keluhkan Penurunan Omzet

Depi Gunawan | Nusantara
Pedagang Pasar Lembang Keluhkan Penurunan Omzet

depi gunawan

 


SEMPAT tertunda hampir setahun, Pasar Panorama Lembang akhirnya diresmikan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Selasa (19/3). Setelah diresmikan, pedagang menuntut pasar kembali ramai seperti dulu.

Melina, pedagang pakaian mengaku, pembeli di Pasar Panorama tidak seramai seperti sebelum pasar terbakar pada 2015 lalu. Hal ini akibat jumlah pedagang yang terlalu banyak.

"Banyak pedagang baru, kiosnya bertambah banyak jika dibanding sebelum kebakaran lalu. Imbasnya, tentu saja omzet penjualan barang turun drastis," ujar Melina.

Pendapatan sehari-hari yang didapat, lanjut Melina, belum tentu bisa menutup biaya pembelian kios yang sistem pembayarannya diangsur Rp2,6 juta per bulan selama 3 tahun.

"Harapannya semoga setelah diresmikan bisa berdampak baik bagi pedagang yang selama ini banyak mengeluh karena penjualannya turun drastis," tuturnya.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara menuturkan, peresmian Pasar Panorama Lembang terpaksa harus diundur beberapa lama karena PT Bangun Bina Persada selaku pengelola pasar masih melakukan pengerjaan pembangunan.

"Sudah lama menunggu untuk bisa diresmikan, tapi kemarin ada yang harus dibereskan terutama kondisi fisik. Nah sekarang pengembang sudah membereskan seluruhnya. Tadi malam sudah dikontrol, semuanya sudah dalam kondisi baik, dan pasar ini harus menjadi pasar sehat," ujar Aa Umbara.

Aa Umbara mengaku sudah memerintahkan kepala dinas agar mencari konsep supaya barang jualan pedagang pasar bisa laku. Salah satunya akan mengubah Pasar Panorama menjadi pasar wisata dengan membangun gedung Dekranasda sebagai pusat oleh-oleh dan kuliner khas Bandung Barat.

"Tentunya nanti ada gedung atas seizin Gubernur Jabar. Nantinya, wisatawan yang masuk ke Lembang bisa singgah ke pasar. Untuk pedagang bisa menambah pendapatan atau ada perubahan produk agar pasar ramai," jelasnya.

Aa Umbara pun berharap pedagang tidak resah terkait lahan Pasar Panorama yang masih dalam status hukum karena sudah menjadi tanggung jawab pemda.

"Ini juga kegundahan permasalahan tanah yang selalu jadi cerita. Sudah bahwa tanah itu jadi tanggung jawab Pemda, bukan tanggung jawab warga pasar, bukan juga pengembang karena MoU (nota kesepahaman) dengan Pemda," tambahnya.

Pasar Panorama Lembang terbakar pada 2015 lalu. Pasar tersebut kemudian dibangun pada 2016 pada saat kepemimpinan Bupati Abubakar dengan menghabiskan dana puluhan miliar dan rampung pada awal 2018. Saat ini tiga lantai yang ada di Pasar Panorama Lembang ditempati oleh sekitar 2.400 pedagang. (A-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More