Bupati Tegal Kecewa Ada Sekolah Pungut Iuran UNBK

Penulis: Supardji Rasban Pada: Selasa, 19 Mar 2019, 19:35 WIB Nusantara
Bupati Tegal Kecewa Ada Sekolah Pungut Iuran UNBK

Supardji Rasban

BUPATI Tegal, Jawa Tengah, Umi Azizah mengaku kecewa dengan sejumlah sekolah di Kabupaten Tegal yang masih memungut iuran dari orangtua siswa untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ia mengetahui hal itu setelah ada beberapa aduan dari orang tua siswa yang bermunculan jelang pelaksanaan UNBK.

"Iuran itu katanya untuk membeli komputer. Padahal banyak orang tua yang tidak mampu, akhirnya mereka mengadu ke saya," kata Umi Azizah saat melantik 59 Kepala SD dan SMP serta Pengawas Sekolah di Aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal, Selasa (19/3).

Umi menyampaikan bagi sekolah yang belum mampu melaksanakan UNBK, supaya tidak dipaksakan. Pihak sekolah jangan membebani para orang tua. Diharapkan, para kepala sekolah dan pengawas sekolah mampu menjadi agen perubahan serta patokan layanan pendidikan.

"Tingkatkan metodologi dan kompetensi pengajaran. Kepala sekolah yang merupakan manajer sekolah harus bisa fokus mengembangkan kinerja dan prestasi sekolahnya," pinta Umi.

Begitu pula dengan pengawas sekolah. Menurut Umi, mereka harus bisa meningkatkan kepekaan. Selama ini, pengawas sekolah cenderung terjebak dalam urusan administrasi.

"Jangan terlalu sibuk dengan dokumen-dokumen administratif, sehingga lupa membantu kepala sekolah dan guru untuk mengembangkan inovasi pendidikan," pesan Umi.

Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Torik menambahkan, dari total 59 kepala sekolah yang dilantik, 14 di antaranya telah dinyatakan lulus seleksi pada 2017 lalu. Sisanya, merupakan rotasi tugas di lingkungan Pemkab Tegal.

Ihwal posisi jabatan kepala sekolah yang masih kosong, Torik memastikan hal tersebut akan terjawab pada tahun ajaran baru. Saat ini posisi kepala sekolah yang kosong dijabat sementara oleh pelaksana tugas atau Plt.

"Jabatan kepsek yang masih kosong sementara diisi Plt dan akan diganti secara definitif saat tahun ajaran baru," ucapnya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More