Absensi Paripurna DPR 293, Tapi Kursi Terisi Cuma 24

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Selasa, 19 Mar 2019, 17:46 WIB Politik dan Hukum
Absensi Paripurna DPR 293, Tapi Kursi Terisi Cuma 24

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.

DPR menggelar rapat paripurna masa sidang IV tahun 2018--2019. Namun, pada rapat tersebut hanya 24 orang anggota dewan yang hadir.

Pimpinan yang hadir dalam rapat paripurna adalah Ketua DPR Bambang Soesatyo serta Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Agus Hermanto, Utut Adianto. Utut Adianto berperan menjadi pimpinan rapat paripurna tersebut.

Berdasarkan penghitungan dari jumlah kursi yang terisi saat rapat, diketahui hanya 24 anggota dewan yang hadir hingga waktu sidang dimulai pukul 11.00 WIB. Jumlah tersebut jauh dibawah batas minimal kuorum, yakni 280 plus 1 atau 281 anggota dewan.

Namun, pimpinan rapat, Utut menyebut total anggota yang hadir dan izin berjumlah 293 orang.

"Berdasarkan catatan, anggota yang hadir dan izin berjumlah 293 orang. Dengan ini rapat kuorum," ujar Utut membuka rapat, Selasa, (19/3).

Baca juga: Ketua DPR Imbau Anggota DPR Laporkan LHKPN

Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan ia memastikan walaupun pemilu 2019 sudah di depan mata, kinerja DPR tidak surut sama sekali. Menjelang penutupan masa persidangan IV Tahun Sidang 2018-2019 yang rencananya akan dilakukan pada awal April 2019, DPR RI sudah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Bidang Pertahanan.

"Selain itu, RUU tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang saat ini dibahas di Komisi VIII juga sudah memasuki babak akhir. Kita harapkan pekan ini akan selesai, karena semua pembahasan antara DPR RI dengan pemerintah sudah menemui titik temu. Hanya tinggal ketuk palu di Komisi VIII dan dilanjutkan dibawa ke Rapat Paripurna penutupan masa sidang nanti," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (19/3).

Bamsoet sebelumnya juga mengatakan bahwa menjelang hari pemilihan pemilu 2019, memang banyak anggota dewan yang bertugas menyukseskan pemilu di daerahnya masing-masing. Karena itu, banyak anggota yang menyatakan izin.

"Saya sebagai pimpinan mengizinkan, karena tugas negara juga jauh lebih penting, mensukseskan pemilu di daerahnya masing-masing," ujar Bamsoet. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More