Selasa 19 Maret 2019, 15:12 WIB

PM Ardern Enggan Sebut Nama Pembunuh

Denny Parsaulian Sinaga | Internasional
PM Ardern Enggan Sebut Nama Pembunuh

David Lintott / AFP

 

PERDANA Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern bersumpah tidak akan pernah mengucapkan nama pria bersenjata yang menyerang masjid di Christchurch.

PM Ardern memulai sesi parlemen dengan 'Assalamualaikum', dan menegaskan pelaku akan menghadapi hukuman terberat di Selandia Baru

"Dia mencari banyak hal dari tindakan terornya. Salah satunya ketenaran," kata Ardern di hadapan majelis anggota parlemen Australia.

"Itulah sebabnya, kamu tidak akan pernah mendengarku menyebutkan namanya. Dia seorang teroris. Dia seorang kriminal. Dia seorang ekstremis. Tetapi ketika aku berbicara, nama dia tidak akan disebut. Aku mohon padamu, sebutkan nama-nama mereka yang hilang daripada nama yang membunuh," sambungnya.

Baca juga: Kabinet Selandia Baru Setujui Reformasi Aturan Senjata

Pemimpin berusian 38 tahun itu pun menutup pidato dengan salam khas muslim. Ia pun mengingatkan pada Jumat (22/3) mendatang, anggota komunitas muslim akan berkumpul untuk beribadah dan meminta pemeluk agama lain ikut berduka dan berdoa seperti yang dilakukan muslim.

"Waalaikumsalam warahmatullahi wa barakatuh. Semoga perdamaian, rahmat dan berkah dari Allah menyertai kamu juga," tuturnya.(AFP/OL-5)

Baca Juga

AFP/Kirill Kudryavtsev

Kasus Covid-19 Turun, Moskow Longgarkan Lockdown

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
Setelah sembilan pekan di rumah, warga Moskow dapat kembali beraktivitas di luar. Namun, pemerintah setempat tetap memberlakukan sejumlah...
AFP

Dahsyat! Kasus Covid-19 di Iran Lampaui Angka 150.000

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:48 WIB
Juru bicara Kementerian Kianoush Jahanpour mengatakan 2.516 kasus baru dikonfirmasi di seluruh negeri dalam 24 jam terakhir, sehingga total...
AFP/Kazuhiro Nogi

Jepang Pertimbangkan Izin Masuk Bagi Warga Asing

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:11 WIB
Rencananya, warga asing yang diperbolehkan masuk berasal dari negara dengan kasus covid-19 rendah, yakni Thailand, Vietnam, Australia dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya