Senin 18 Maret 2019, 03:45 WIB

Sandiaga Sebut Banyaknya Kartu akan Bebani Keuangan Negara

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Sandiaga Sebut Banyaknya Kartu akan Bebani Keuangan Negara

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

 

CAWAPRES nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan banyaknya kartu yang diberikan pemerintah akan membebani keuangan negara.

"Sudah kita sampaikan rakyat terbebani dengan banyak kartu, dan pasti ada birokrasi ada biaya ada beban negara menghabiskan triliunan," kata Sandiaga usai sesi debat ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Sandiaga menjelaskan KTP-E memiliki chip digital yang bisa digunakan sebagai konsolidator program pemerintah. Akan tetapi, saat ini kartu tersebut belum bisa digunakan di fasilitas pemerintah untuk mendapat layanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan.

Maka dari itu, ia mengatakan perlu mengembangkan single identity number sebagai upaya mempermudah akses yang akan didapatkan oleh masyarakat melalui satu kartu saja.

Baca juga: 3 Kartu Sakti, Ma'ruf Jamin Masyarakat Indonesia Maju Sejahtera

"Ke depan adalah tentang big data, kita memiliki kemampuan itu, kita punya programmer yang canggih. Yang memiliki kemampuan khusus. Jadi itu harapan kita sukses," kata Sandiaga.

Sementara itu, Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said mengatakan single identity number (SIN) juga bermanfaat bagi pemberantasan korupsi.

"Perkara SIN ini sudah ada sejak KPK berdiri. Saya termasuk yang ikut diskusi bahwa caranya menyelesaikan korupsi antara lain dengan SIN," ungkap Sandiaga.

Sudirman pun mengaku jika nantinya Prabowo-Sandi terpilih, program ini dapat direalisasikan secepatnya. "Setahun selesai," kata Sandiaga. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More