Minggu 17 Maret 2019, 22:31 WIB

Sandiaga: Kasus Ibu Lis tidak Bisa Ditolerir

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Sandiaga: Kasus Ibu Lis tidak Bisa Ditolerir

ANTARA FOTO/Wahyu Putro

 

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku menemukan kasus di tengah masyarakat akibat tidak ditanggulanginya dana BPJS. Sandiaga mengaku sangat menyangkan kejadian tersebut.

"Kisah yang dihadapi Ibu Lis, di mana program pengobatannya harus terhenti karena BPJS tidak dicover dan kasus ini tidak bisa kita tolerir," kata Sandiaga ketika sesi debat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Sandiaga mengklaim dirinya bisa melakukan pembenahan pada BPJS. Ia mengatakan akan melanjutkan program BPJS, namun akan dihitung lebih lanjut perihal kebutuhan dana yang diperlukan masyarakat.

Baca juga: Debat Ketiga Cawapres Kartu Sakti Vs Krisis BPJS

"BPJS kita teruskan. Kita panggil aktuaria dari Hong Kong dan saya sudah pernah ketemu dan kita hitung berapa sebenarnya jumlah kebutuhannya," kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan akan membenahi uji rujukan di rumah sakit. Menurutnya, rujukan harus mengutamakan layanan kesehatan masyarakat. Ia menilai layanan kesehatan saat ini belum memuaskan.

"Agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam di RS karena sistem rujukannya berbelit-belit," kata Sandiaga. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More