Minggu 17 Maret 2019, 21:30 WIB

Ma'ruf Amin Jamin Pelayanan Kesehatan dengan Murah

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Ma

ROMMY PUJIANTO

 

CALON Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan seputar tema kesehatan. Moderator Putri Ayuningtyas menanyakan 'Apa kebijakan dan strategi untuk atasi persoalan agar masyarakat dapat pelayanan kesehatan yang maksimal?'

"Pemerintah sudah lajukan langkah-langkah besar. Melalui JKN KIS ini kita upayakan asuransi sosial besar. Kita sudah ada 215 juta peserta BPJS. Ini asuransi terbesar di dunia," kata Ma'ruf.

Sebenarnya pemerintah, katanya, telah melakukan langkah-langkah besar memberikan pelayanan dengan harga yang murah.


Baca juga: Jokowi Sempatkan Hadir di Hotel Sultan untuk Semangati Ma'ruf


"Kami akan terus tingkatkan pelayanan dengan memberikan pusat-pusat kesehatan yang dapat dijangkau oleh masyarakat dengan layanan lebih baik, dokter dan lakukan redistribusi tenaga medis dan penyediaan obat yang cukup," kata Ma'ruf.

Di samping itu, kata Ma'ruf pelayanan yang mengalami kekurangan pengobatan untuk akses kesehatan bagi warga, akan melakukan preventif promotif.

"Tenaga medis dan obat-obatan kita akan dorong pendekatan preventif promotif. Ada program Indonesia sehat dan juga mengimbau untuk tidak mengonsumsi hal-hal kurang sehat, menjaga kesehatan ibu anak dari stunting yang sekarang turun 7%. Kami akan menurunkan sampai 20%," tandasnya. (OL-1)

 

 

Baca Juga

MI/Benny Bastiandi

Wawan Setiawan Resmi Diajukan Demokrat jadi Cabup Cianjur

👤Benny Bastiandy 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:45 WIB
SEKRETARIS DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Wawan Setiawan, resmi ditunjuk sebagai calon Bupati Cianjur pada Pilkada...
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Dirut Baru TVRI Eks Kontributor Playboy, PKS: Offside Ini

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:31 WIB
Setiap penyelenggara negara harus tunduk kepada TAP MPR RI No. VI/MPR/2001 Tahun 2001 tentang Etika Kehidupan...
MI/RAMDANI

Perpanjangan Darurat Covid-19 Tinggal Tunggu Presiden Jokowi

👤Henri Siagian 🕔Jumat 29 Mei 2020, 15:41 WIB
Di keputusan itu, masa darurat berlaku selama 91 hari atau sejak 29 Februari hingga 29 Mei atau hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya