Korban Tewas 71 Orang, Polda Papua Minta Bantuan Identifikasi

Penulis: Sri Utami Pada: Minggu, 17 Mar 2019, 20:30 WIB Nusantara
Korban Tewas 71 Orang, Polda Papua Minta Bantuan Identifikasi

(Photo by Handout / INDONESIAN MILITARY / AFP)

KEPOLISIAN Daerah Papua merilis hingga pukul 19.00 WIT jumlah korban banjir bandang dan lonsor telah berjumlah 71 orang korban jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari tujuh orang meninggal korban tanah longsor di Kota Jayapura dan 64 korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura.

Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menerangkan tujuh orang meninggal dunia telah diserahkan kepada keluarga korban. Kemudian, dari puluhan korban meninggal dunia lainnya sebanyak 22 jenazah telah berhasil diidentifikasi yang selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban.

"Tiga jenazah diserahkan langsung oleh Kapolda Papua Irjen. Martuani Sormin dan 19 jenazah diserahkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal," jelas Ahmad Mustofa, Minggu (17/3).

Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi sebanyak 4.273 orang dan ditempatkan di beberapa titik yakni halaman kantor Bupati Jayapura dan rumah-rumah warga yang tidak terkena banjir.

"(Perumahan) BTN Bintang Timur 600 orang, Gajah Mada 1.450 orang, Doyo Baru 200 orang, Kemiri 200 orang, panti jompo 23 orang , HIS Agus Karitji 300 orang, dan Siil 400 orang, Gunung Merah 200 orang dan kediaman bupati 1.000 orang," rincinya.

Lebih lanjut, diungkap Polda Papua, kerugian materi dialami warga antara lain meliputi 350 rumah rusak berat, tiga jembatan rusak berat, delapan drainase, empat jalan rusak berat, dua gereja rusak berat, satu masjid dan delapan sekolah termasuk 104 serta satu pasar juga mengalami kerusakan.

"Tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah karena tim masih lakukan evakuasi," imbuhnya.

Kondisi bencana yang cukup banyak memakan korban membuat Polda Papua meminta bantuan Tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara.

"Lima orang akan diperbantukan untuk membantu indentifikasi korban. Anggota masih terus melakukan pencarian para korban yang belum ditemukan dan untuk korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Bhayangkara dan untuk korban luka-luka masih dirawat di beberapa rumah sakit seperti RS Yowari Sentani, RS Dian Harapan Waena dan RS Bhayangkara Jayapura," tandasnya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More