Pentingnya Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat

Penulis: Muhamad Rizqi Hidayat Pada: Sabtu, 16 Mar 2019, 15:11 WIB Humaniora
Pentingnya Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat

Ist

DALAM memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-36 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) penanaman pohon di Lahan Kementrian LHK, di Rumpin, Bogor pada Sabtu (16/3).

Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono mengatakan kegiatan penanaman pohon ini adalah bagian dari gerakan nasional pemulihan daerah aliran sungai (DAS). Dipilihnya lokasi kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) tersebut, yang semula kawasan hutan belum ditanami, diharapkan dapat menjadi penyangga kehidupan masyarakat sekitar.

Baca juga: Universitas BSI Gelar Literasi untuk Negeri

"Kita coba lihat dari tapak yang kecil ini, lahan hutan bertujuan khusus ini agar bisa ditanami di areal-areal yang bisa jadi penyangga kehidupan masyarakat." katanya saat ditemui usai acara Penanaman Pohon pada Sabtu (16/3).

Bibit yang ditanam di lahan seluas 1,3 hektar tersebut terdiri dari 80% bibit buah-buahan, yaitu bibit durian, dukuh, nangka, dan rambutan. 20% sisanya adalah bibit pohon kayu yaitu damar, kenari, dan mahoni. Bibit tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat sekitar.

"Ketika berbicara kelola hutan berbasis masyarakat dan akses legal masyarakat masuk ke situ, itu dipilih sesuai kebutuhan rakyat jenis (bibit) apa. Sehingga kelompok tani hutan yang sudah dibina oleh KHDTK itu bertambah terus dan bisa merasakan manfaatnya." tambahnya.

Ada sekitar 79 hektar luas kawasan hutan bertujuan khusus. Dari besarnya lahan tersebut ada areal-areal yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat agar bisa hidup dari hasil hutan.

Pengelolaan hutan berbasis masyarakat ini bukan hanya saat penanaman pohon saja masyarakat dilibatkan. Dari sejak awal perencanaan masyarakat sudah dilibatkan.

"Kita harus sadari bahwa membangun hutan diawali dengan menanam pohon dan berbasis masyarakat, dari perencanaan itu sudah bersama mereka. Sehingga ketika sudah ditanam, itu mereka akan ikut memelihara pohon itu." paparnya.

Baca juga: Masyarakat Diminta tidak Men-share Video Penembakan di Masjid

Selain menjadi langkah untuk merehabilitasi kerusakan lahan, pengelolaan tapak juga penting untuk memikirkan kesejahteraan rakyat agar bisa berdampak bagi masyarakat.

"Pengelolaan tapak-tapak tersebut harus jadi, sehingga berkumpul lah para rimbawan Indonesia yang memang harusnya kerja di hutan bukan di kota." tutupnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More