5.600 Personel Gabungan TNI-Polri Siap Kawal Debat Ketiga

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Sabtu, 16 Mar 2019, 14:56 WIB Megapolitan
5.600 Personel Gabungan TNI-Polri Siap Kawal Debat Ketiga

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono -- Medcom

KAPOLDA Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 5.600 personel gabungan TNI-Polri dalam pengamanan debat Cawapres putaran ketiga, Minggu (17/3) besok.

"Pengamanan kita siapkan sebanyak 5.600 personel," kata Gatot, di kawasan GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (16/3)

Baca juga: JPO Gelora akan Berwarna Bendera Selandia Baru Selama Sepekan

Gatot menambahkan, akan ada empat lapis pengamanan yang dilakukan oleh personel gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Kita sudah menyiapkan pengamanan kegiatan debat cawapres ya, tentunya polri bersama-sama dengan TNI sudah membagi kegiatan pengamanan ini dengan 4 lapis," sebutnya

Pengamanan pertama atau lapis pertama, akan disiapkan di dalam ruang debat. Nantinya akan dijaga oleh pasukan pengawal presiden (Paspampres).

Lapis kedua berada di luar ruang debat atau dalam gedung Hotel Sultan, Jakarta Pusat yang akan dijaga oleh TNI-Polri.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Nyatakan 2019 Tahun Keselamatan Berlalu Lintas

"Sementara, di lapis ketiga dan lapis empat ada di parkir dan kawasan seluruh Hotel Sultan. Pokoknya kami atur semuanya, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," paparnya.

Diketahui debat ketiga akan berlangsung padaMinggu (17/3) besok. Debat antarcawapres itu akan mengangkat tema kesehatan,pendidikan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Bertempat di The Sultan Hotel, Jakarta, debat akan dipandu oleh Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More