Jokowi Apresiasi Konsistensi AMPI Kawal NKRI

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 16 Mar 2019, 11:31 WIB Politik dan Hukum
Jokowi Apresiasi Konsistensi AMPI Kawal NKRI

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

PRESIDEN Joko Widodo mengapresiasi konsistensi Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta ideologi Pancasila dan UUD 1945.    

"Sejak AMPI dilahirkan sampai sekarang, terus mengawal persatuan Indonesia, mengawal NKRI, mengawal ideologi Pancasila, juga UUD 1945," kata Presiden Jokowi di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (16/3).    

Presiden Jokowi mengatakan hal itu juga yang menyebabkan dirinya bersedia menghadiri Temu Kader AMPI seluruh Indonesia di Lapangan Merdeka Medan, Sumut.    

Temu Kader AMPI seluruh Indonesia bertema Pembangunan Indonesia, Indonesia Maju, AMPI Jaya itu dihadiri Ketua Umum AMPI Dito Ariotedjo, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.    

Baca juga: Presiden Jokowi Blusukan di Pasar Petisah, Medan

Juga hadir mantan pengurus AMPI Agung Laksono, Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).    

Hadir juga Ketua DPD AMPI Sumut David Luther Lubis, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.    

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan penduduk 269 juta orang yang menghuni 17.000 pulau dengan bahasa, suku, agama, adat istiadat yang berbeda.    

"Perbedaan merupakan anugerah yang harus dijaga, marilah kita jaga bersama sama persatuan dan kerukunan," katanya.    

Menurut dia, AMPI sebagai agen pembaruan harus selalu menyosialisasikan kerukunan dan persatuan kepada masyarakat.   

"Sampaikan kepada masyarakat, jangan karena urusan pemilu, menjadikan masyarakat terpecah pecah, rugi besar kita karena setiap lima tahun pasti ada pemilu," katanya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More