Prambanan Jazz 2019 Dimeriahkan Musisi Dunia

Penulis: Ardi Teristi Hardi Pada: Sabtu, 16 Mar 2019, 14:00 WIB Hiburan
Prambanan Jazz 2019 Dimeriahkan Musisi Dunia

ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono (kiri) didampingi CEO Promotor Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan jelang Prambanan Jazz Festival 2019 di Kompleks Candi Pr

PRAMBANAN Jazz Festival 2019 akan digelar pada 5, 6 dan 7 Juli  2019. Festival YANG dipromotori Rajawali Indonesia dan TWC (PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko) ini akan memasuki edisi kelima.

CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi memaparkan, tahun ini,  Prambanan Jazz Festival menampilkan  banyak banyak musisi, baik dari Indonesia maupun dari mancanegara.

Dari Mancanegara, ada Calum Scott dengan lagu hitsnya You Are the Reason  yang merajai tangga lagu Billboard di seluruh dunia. Selain itu, musisi dunia yang bakal tampil adalah Yanni, Brian McKnight, Arturo Sandoval, dan Anggun.

Anas Syarul Alimi menambahkan, Brian McKnight akan tampil dengan format The Brian McKnight 4.

Selain itu, pemain terompet kelahiran Kuba  yang pernah mendapatkan 10 penghargaan Grammy Awards, yaitu Arturo Sandoval, juga akan tampil.

Baca juga: Rayakan HUT Ke-21, Souljah akan Rilis Album

Beberapa artis Indonesia yang akan tampil antara lain, Tashoora, GAC, Ardhito Pramono, Abby Galabby, Danilla Riyadi, Sisitipsi, PJF Project,Calvin Jeremy, Yura Yunita, Jogja Hip Hop Foundation Jazz Version, Maliq D'ssentials, Rida Sita Dewi, Saxx In The City, Pusakata, Yovie & His Friends (Mario Ginanjar, Dudy Oris, Arsy Widianto, Brisia Jodie, 5 Romeo), Andien, Glenn Fredly, Tulus, Bali Lounge (Tompi, Lewis Pragasam, Rick Smith, Hari Toledo & Yongki), dan Ari Lasso.

Para generasi muda ini diharapkan bisa mendapatkan kesan berbeda kala menikmati kemegahan Candi Prambanan, yang dipresentasikan secara bersamaan  dengan alunan musik yang dimainkan oleh para musisi yang mewakili  generasinya.

"Ini adalah momen yang sangat istimewa bagi para generasi millenial. Selain bisa menikmati keindahan Candi Prambanan, mereka bisa hangout di area festival sambil menikmati musik dari para musisi yang  mewakili generasinya. Panggung Millenial sendiri akan digelar pada hari pertama penyelenggaraan Prambanan Jazz Festival 2019," tutur Anas, Jumat  (15/3) sore.

"Khusus Yanni, ini sangat spesial karena Yanni adalah musisi yang identik  sering menggelar konsernya di situs-situs bersejarah dunia. Di antaranya  pernah menggelar konser di Forbidden City Tiongkok, Piramida Mesir, Toji  Temple Japan, Coloseum dll," jelas Direktur Utama PT Candi Borobudur,  Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono.

Tahun ini untuk pertama kalinya di Indonesia Yanni akan menggelar konser di  Candi Prambanan, bangunan situs peninggalan sejarah dari abad ke 9.

Yanni  akan membawakan kembali karya-karyanya yang ada dalam album Live at The  Acropolis sebagai bagian dari 25 tahun konser Yanni di Acropolis.

Penampilan Yanni di Candi Prambanan belum tentu akan dijumpai peristiwa dalam 10 atau 20 tahun lagi.

Dedi Suherman, Direktur Utama PT Melon Indonesia by Telkom menyampaikan, seluruh tiket akan dikelola oleh PT. Melon melalui kanal-kanal penjualan tiket online, di antaranya Tiket Apa Saja, Tiket.com, Traveloka, Kiostix, Raja Karcis, Go-Tix dan Blanja.com.

Harga tiket tersebut adalah sebagai berikut: Daily Pass Rp.250.000/hari & Three Days Pass atau Tiket Terusan  selama tiga hari Rp.600.000,- (exclude special show). Hari Pertama: Daily  Pass Rp.250.000,- (all festival show). Hari Kedua: Diamond Rp.6.000.000,-; Platinum Rp.3.000.000,-; Gold Rp.2.000.000,-; Silver Rp.1.000.000,-. Hari Ketiga: Diamond Rp.3.500.000,-; Platinum Rp.2.500.000,-; Gold Rp.1.500.000,-; Silver Rp.750.000. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More