Stasiun Batang Dihidupkan Lagi

Penulis: (AS/LD/N-2) Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 23:20 WIB Nusantara
Stasiun Batang Dihidupkan Lagi

ANTARA FOTO/Oky

GUNA meningkatkan investasi dan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Stasiun Batang kembali diaktifkan setelah empat tahun berhenti beroperasi. 

Reaktivasi Stasiun Batang yang sudah empat tahun berhenti beroperasi menarik minat warga untuk menggunakan moda transportasi tersebut. Sebelumnya, apabila ingin naik kereta api, warga Batang harus ke Pekalongan, yang jaraknya 20 km.

Bupati Batang Wihaji mengatakan peng-aktifan kembali Stasiun Batang akan mendorong tumbuhnya investasi dan wisatawan ke Batang. Sekaligus memberikan kemudahan dan pemenuhan kebutuhan sarana transpotasi di Batang.

Menurutnya pengaktifan kembali Stasiun Batang bisa mendukung perekonomian daerah, meningkatkan investasi dan kunjungan wisatawan.

“Berbagai objek wisata percuma dibenahi jika tidak ada pengunjung yang datang. Demikian juga investasi akan sulit untuk dikembangkan jika sarana dan prasarana transpotasi tidak mendukung,” ujar Wihaji.

Untuk mendukung reaktivasi Stasiun Batang, demikian Wihaji, Pemkab Batang sebelumnya juga telah melakukan pembenahan jalur transpotasi dalam dan antarkota di Batang, sehingga warga yang turun atau naik dari stasiun tidak akan mengalami kesulitan memenuhi transpotasi lanjutan. 

Adapun di Purbalingga, pemerintah kabupaten setempat mengharapkan keberadaan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) bakal mendongkrak bisnis pariwisata selain Purbalingga, juga Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, hingga Kebumen.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Purbalingga, Prayitno berharap pembangunan bandara sesuai jadwal. “Sehingga bisa langsung mendongkrak kunjungan wisata,” jelas Prayitno, Jumat (15/3).

Bandara JBS akan dibangun April 2019 dan selesai ditargetkan April 2020. Sejumlah destinasi wisata dan desa-desa wisata di Purbalingga terus berbenah.  (AS/LD/N-2)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More