Google Kerjasama Buat Program Sadar Bencana

Penulis: Hilda Julaika Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 19:45 WIB Weekend
Google Kerjasama Buat Program Sadar Bencana

Lionel BONAVENTURE / AF

Google.org bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan membuat proyek percontohan untuk meningkatkan persiapan risiko dan mitigasi bencana di Indonesia. Perusahaan ini memberikan hibah senilai US$1 juta kepada Yayasan Sayangi Tunas Cilik. Proyek selama satu tahun ini akan berfokus untuk meningkatkan kesadaran dan aksi masyarakat yang tinggal di wilayah berisiko dan rawan bencana.

"Program ini memiliki sasaran agar masyarakat bisa memanfaatkan teknologi untuk mengurangi dampak buruk bencana. Terutama bagi wanita dan anak-anak di mana sebesar 2/3 menjadi korban," ujar Jacquelline Fuller, Presiden Google.org.

Program kerja sana ini akan memberikan kampanye dan aksi masyarakat yang betujuan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai resiko bencana dan penyelamatan diri. Hal ini bertujuan unruk mengurangi kematian, kerusakan infrastruktur, dan kerugian lainnya.

Selain itu, Pelaksanaan Harian Direktorat Kesiapsiagaan BNPB, Bambang Surya Putra menggaris bawahi terkait dengan akses peringatan dini bencana yang merupakan hak diketahui oleh seluruh masyarakat. Sehingga dengan mengatahuinya kawasan yang terdampak bisa mendapatkan evakuasi secara teratur dan tepat. Sedangkan kawasan yang tidak terdampak tidak menyebabkan kerusuhan evakuasi.

Bambang mengatakan perlunya meningkatkan kerja sama berbagai pihak, baginya bencana yang ada di Indonesia bukan untuk diratapi namun sudah harus dijadikan sebagai masa laboratorium bencana. Sehingga bisa mempelajari mekanisme bencana hingga pengembangan pengetahuan bencana bagi masyarakat. Dengan begitu, tercipta informasi yang dapat diakses oleh banyak orang. Dampak selanjutnya bisa mengembangkan ilmu dan teknologi mengenai kebencanaan.

"Kami bekerjasama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik. Kami fokus memberdayakan perempuan untuk literasi kebencanaan bagi keluarga. Sehingga setiap keluarga bisa memahami mengenai informasi kebencanaan ini," harap Bambang

Menurutnya, BNPB berperan sebagai koordinator bencana bekerjasama dengan google agar informasi terkait dengan bencana yang resmi dari pemerintah bisa berada di urutan atas saat diakses oleh masyarakat. Hal ini pun ditujukan untuk menguranngi hoax mebjadi populer dan dikonsumsi publik. Beberapa fitur Google seperti Google Maps, Google Earth, hingga Google Person Finder ikut dikampanyekan agar dapat membantu masyarakat memahami posisinya saat berada dalam bencana hingga cara alternatif bagaimana menemukan keluarga yang hilang.

"Google memastikan program yang seakurat mungkin untuk pemerintah dan nasyarakat gunakan. Google pun memberikan kesempatan bagi jurnalis untuk melakukan kroscek data melalui pelatihan yang diselenggarakan untuk menghindari penyebaran hoax melalui media," jelas Jacquelline. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More